CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Prihatin Ada Perundungan, Wali Kota Bandung Berharap Tak Ada Kasus Serupa

Nissa Ratna
20 November 2022
Wali Kota Bandung Yana Mulyana menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Bandung di Hotel Grandia, Senin (22/8/2022).

Wali Kota Bandung Yana Mulyana menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Bandung di Hotel Grandia, Senin (22/8/2022).

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, WWW.PASJABAR.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung merespons dan menindaklanjuti terkait kabar perundungan yang terjadi di salah satu SMP swasta Kota Bandung.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pun turut angkat suara atas kejadian ini. Ia merasa prihatin dengan perundungan yang terjadi tempo hari.

“Tentunya saya sangat prihatin atas perundungan yang terjadi di salah satu SMP Kota Bandung. Alhamdulillah Disdik Kota Bandung sudah merespon dan melakukan beberapa tindakan,” ujar Yana, Sabtu 19 November 2022.

Salah satu langkah yang telah diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Disdik adalah menugaskan pengawas pembina ke lokasi untuk mengetahui dan memberikan pembinaan terhadap sekolah.

“Kita juga menugaskan tim pandawa melalui program Roots. Program Roots merupakan program dari Kemendikbud mengenai anti perundungan. Program ini menggandeng Unicef Indonesia. Program ini juga melibatkan para praktisi dan akademisi untuk mencegah perundungan anak,” paparnya.

Baca juga:   15.731 Warga Ingin Nyoblos di Bandung

Para siswa juga dilibatkan untuk menjadi agen perubahan di lingkaran pertemanannya. Sehingga ia berharap, mudah-mudahan program ini bisa berjalan dengan baik.

Sedangkan untuk DP3A juga telah melakukan pendampingan kepada terduga pelaku maupun korban.

“Sampai saat ini mediasi masih berjalan. Semoga ada hal baik yang bisa dihasilkan dan ada efek jera. Sehingga tidak terjadi lagi perundungan terhadap siapapun terhadap anak-anak kita,” harap Yana.

Serupa dengan Yana, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengaku langsung berkomunikasi dengan sekolah dan menugaskan pengawas pembina ke lokasi.

“Kita sudah berkomunikasi dengan pihak sekolah. Pengawas pembina juga sudah turun ke lokasi untuk mengetahui dan memberikan pembinaan terhadap sekolah,” ujar Hikmat, Sabtu 19 November 2022.

Baca juga:   Bey Machmudin: Desa Cibiru Wetan, Contoh Desa Mandiri dan Inovatif

Ia menambahkan, pengawas sekolah telah bertemu dengan para siswa yang terlibat didampingi Polsek setempat.

“Pengawas Sekolah serta Tim Pandawa melalui program Roots yang akan dipimpin oleh Sabarina Sarah sebagai Fasilitator Nasional Program Roots sebagai upaya pendampingan siswa,” jelasnya.

Pihaknya juga telah memberi pembinaan dan teguran kepada sekolah. Namun, terkait tindak lanjut lainnya secara hukum masih menjadi pertimbangan lebih lanjut.

“Sekolah sudah diberi teguran. Prioritas kita sekarang memberikan pendampingan secara psikologis ke korban,” ungkap.

Ia berharap, kejadian perundungan di lingkungan sekolah tidak akan terjadi lagi, khususnya di Kota Bandung.

“Untuk Kepala Sekolah, ibu bapak guru mohon untuk terus pantau kegiatan para siswa. Kita bimbing dan beri pemahaman tentang pendidikan karakter hingga sikap saling menghargai satu sama lain,” imbaunya.

Baca juga:   Asep Warlan Meninggal Dunia

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Tantan Syurya Santana menjelaskan, selama ini pihak Disdik telah rutin membina dan edukasi kepada para kepala sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan di satuan pendidikan terkait kekerasan di sekolah.

Tantan menegaskan, hal ini bertujuan sebagai pembelajaran agar sekolah melakukan langkah-langkah untuk antisipasi adanya kejadian kekerasan di sekolah.

“Sekali lagi kami mengharapkan sekolah lebih dapat menjaga dan dapat melindungi siswa dari tindak kekerasan atau perundungan di sekolah. Tentunya orang tua juga, kami mohon bantuannya untuk berperan di lingkungan keluarga masing-masing,” harap Tantan. (*/Nis)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nissa Ratna
Tags: Kasus Perundungan


Related Posts

Cegah Perundungan, Sekolah Wajib Pantau Siswa
PASBANDUNG

Pemkot Bandung Imbau Sekolah Wajib Pantau Siswa Demi Cegah Perundungan

12 Juni 2023
Hal yang menyebabkan terjadinya perundungan pada anak.
PASBANDUNG

DP3A Kota Bandung Pastikan Kasus Bullying Diproses Hingga Akhir

20 November 2022
DP3A Kawal Kasus Perundungan Siswa SMP Di Bandung
PASBANDUNG

DP3A Kawal Kasus Perundungan Siswa SMP Di Bandung

20 November 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.