CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

Kemendikbudristek Luncurkan SIPLah untuk Permudah Belanja Kebutuhan Sekolah

Nurrani Rusmana
8 Desember 2022
Kemendikbudristek telah luncurkan Merdeka Belajar Episode ke-12: Sekolah Aman Berbelanja melalui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah atau SIPLah. (Foto: kemdikbud.go.id)

Kemendikbudristek telah luncurkan Merdeka Belajar Episode ke-12: Sekolah Aman Berbelanja melalui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah atau SIPLah. (Foto: kemdikbud.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

PALEMBANG, WWW.PASJABAR.COM — Kemendikbudristek telah luncurkan Merdeka Belajar Episode ke-12: Sekolah Aman Berbelanja melalui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah atau SIPLah.

Kemendikbudristek luncurkan SIPLah untuk bisa melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa (PBJ) secara daring dengan fleksibel dan aman. SIPLah yang telah di luncurkan Kemendikbudristek ini diapresiasi oleh para kepala sekolah dan operator sekolah karena mempermudah mereka dalam pembelanjaan barang-barang kebutuhan sekolah.

Sudiro, operator SIPLah di SD Xaverius 1 Palembang, mengatakan sekolahnya sudah menggunakan SIPLah sejak tahun 2020. Pada tahun itu, katanya, sekolah diwajibkan memakai SIPLah dan dilarang melakukan transaksi tunai.

“Itu jadi tantangan tersendiri bagi sekolah,” katanya dalam diskusi mengenai SIPLah di SMA Negeri Sumatera Selatan, Palembang yang dikutip dari laman kemdikbud.com, Kamis (8/12/2022).

Sekolah Merasa Terbantu dengan Aplikasi SIPLah

Dia menuturkan, sebelum ada SIPLah, sekolahnya memenuhi kebutuhan sekolah atau membelanjakan dana BOS dengan berjalan kaki dari toko ke toko untuk mencari barang dan toko yang cocok.

Selain itu, mereka juga dihantui masalah pajak, sementara informasi yang ada cukup membingungkan. Sudiro juga mengaku kesulitan dalam melakukan pelaporan karena harus memilah dokumen sendiri secara manual.

Terkait tata kelola keuangan, SIPLah mempermudah pendokumentasian elektronik untuk setiap transaksi sehingga tercipta transparansi dan akuntabilitas, serta tercapai efisiensi anggaran dan opsi penyedia yang lebih banyak/beragam.

Baca juga:   Budayawan : Monumen Covid-19 Bukti Perjuang Tenaga Kesehatan Jangan Dilupakan

“Dengan adanya SIPLah dan ARKAS, kami jadi belanja lebih enak menurut RKAS. Barang-barang yang kami butuhkan ada di SIPLAh. Tinggal kami pilih sesuai spek yang kami butuhkan. Dokumen dan berkas-berkas yang kami butuhkan selalu ada dan bisa diambil ulang dokumennya,” tutur Sudiro.

Sekolah Bisa Memilih Mitra Pengiriman dan Durasi Kecepatan Pengiriman

Dalam SIPLah, informasi mengenai durasi pengiriman yang dibutuhkan sekolah juga tercantum. Sekolah dapat memilih mitra pengiriman dan durasi kecepatan pengiriman yang paling sesuai dengan kebutuhan sekolah.

“Kami bisa menentukan kapan barang harus sampai, kapan waktu harus bayar, itu kami tentukan sendiri. Ke depan kami akan tetap memakai SIPLah karena itu salah satu sistem atau cara yang saat ini dan ke depannya cocok bagi sekolah kami,” ujar Sudiro.

Dalam kesempatan yang sama, hal senada juga diungkapkan oleh operator SIPLah di SMA Negeri Sumatera Selatan, Farida Hasmi. Menurutnya, SIPLah sangat efisien, efektif, dan memberikan kemudahan. Ia hanya perlu membuka aplikasi dan bisa berbelanja dari toko mana pun di Indonesia, bahkan bisa mengecek sudah sampai di mana proses pemesanannya. Dari segi pembayaran pun lebih mudah menggunakan SIPLah.

“Tidak ribet antre di bank. Jadi belanja bisa di sekolah, pembayarannya pun cukup di sekolah, sudah terbayarkan. Dari ARKAS juga tinggal input dan sudah selesai pekerjaan sampai pelaporan,” kata Farida.

Baca juga:   Empat Prodi Unpas Penerima Hibah PKKM 2023 Jalani Monev

Kepsek SMAN Sumatera Selatan, Iswan Djati Kusuma mengatakan, sebagai kepala sekolah ia merasa bebannya berkurang setelah sekolah menggunakan SIPLah untuk pembelanjaan.

“SIPLah memberikan tidur yang nyenyak kepada saya sebagai kepala sekolah. Ini tahun yang ke-12 saya jadi kepala sekolah. Sebelumnya selama sepuluh tahun saya jadi kepala sekolah di daerah. Di daerah kami sudah mengenal SIPLah sejak lama, tapi tidak bisa belanja karena keterbatasan internet. Sekarang di sekolah ini kami sudah menggunakan SIPLah untuk semua kegiatan, terutama belanja modal. Saya benar-benar terbantu dari sisi psikologi,” tutur Iswan.

SMK PK Beli Peralatan Praktik Siswa Lewat SIPLah

Di Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK), SIPLah dapat digunakan untuk belanja peralatan praktik siswa SMK. Operator SIPLah di SMK Taman Siswa 1 Palembang, Nafsiyah, mengungkapkan bahwa semua pembelanjaan alat praktik di sekolahnya dilakukan melalui SIPLah.

“Jadi belanja peralatan praktik siswa dikhususkan untuk belanja di SIPLah. Misalnya untuk jurusan Perkantoran, mulai dari komputer sampai alat perkantoran lain seperti telepon dan lain-lain itu belanjanya di SIPLah semua. Peralatan yang ada di ruang praktik juga seluruhnya menggunakan pembelanjaan di SIPLah,” ujar Nafsiyah.

Ia menambahkan, untuk kebutuhan alat di jurusan lain, tiap jurusan bisa melakukan kolaborasi. Misalnya jurusan Akuntansi bisa menggunakan peralatan yang sama dengan jurusan Perkantoran. Alat-alat tersebut tersedia di dalam satu ruang praktik yang bisa digunakan bersama.

Baca juga:   Kemendikbudristek Libatkan Masyarakat untuk Penyusunan RUU Sisdiknas

SIPLah Memiliki Banyak Kelebihan

Menurut Nafsiyah, SIPLah memiliki banyak kelebihan dan memberikan kemudahan bagi pengelola keuangan di bagian tata usaha sekolah.

“Kami tidak was-was lagi karena kami transfer uangnya setelah barangnya datang dan sudah kami cek kondisinya. Kalau bagus dan sesuai, baru kami transfer uangnya. Dari transfer uang itu kami bisa terima faktur pajaknya, terus invoice-nya sudah ada sebelum kami bayar, termasuk surat SPK-nya juga sudah ada. Pokoknya udah lengkap. Kami bisa langsung print out ketika batas waktu akhir laporan, jadi kami tidak ribet lagi, hanya tinggal nge-print saja,” katanya.

Fitur-fitur SIPLah

SIPLah adalah sistem elektronik yang dapat digunakan sekolah untuk melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa secara daring yang dananya bersumber dari dana BOS. Melalui SIPLah, sekolah semakin dapat berbelanja dengan aman sebab alur pembelanjaan dijamin sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Selain itu, akan lebih banyak pilihan mitra pasar dan penyedia; lebih banyak pilihan mitra pengiriman; fitur-fitur yang tersedia lebih lengkap terdiri dari pembatalan transaksi, aduan, serta dasbor pemantauan status transaksi untuk menghindari kesalahan maupun penipuan. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: kemendikbudristekSIPLah


Related Posts

126.421 Siswa Dinyatakan lulus SNBP PTN Akademik
HEADLINE

126.421 Siswa Dinyatakan lulus SNBP PTN Akademik

26 Maret 2024
Hari Disabilitas Internasional 2023, Kemendikbudristek Gaungkan Keberagaman dan Inklusivitas
PASPENDIDIKAN

Hari Disabilitas Internasional 2023, Kemendikbudristek Gaungkan Keberagaman dan Inklusivitas

11 Desember 2023
Kemendikbudristek Beri Penghargaan Bunda PAUD Kabupaten Bandung
PASBANDUNG

Kemendikbudristek Beri Penghargaan Bunda PAUD Kabupaten Bandung

9 November 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.