CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASKESEHATAN

Pertolongan Pertama Korban Kekerasan Seksual Menurut Psikolog

Nurrani Rusmana
23 Januari 2023
Pertolongan Pertama Korban Kekerasan Seksual Menurut Psikolog

Ilustrasi. (Foto: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Banyak korban kekerasan seksual maerasa malu dan takut atas peristiwa yang menimpanya. Psikolog Klinis, Tara Adhisti de Thouars mengatakan bentuk pertolongan pertama bagi korban kekerasan seksual adalah mencari bantuan dengan menceritakan apa yang terjadi pada orang yang tepat.

Dilansir dari ANTARA pada Senin (23/1/2023), selain itu hal terpenting lainnya adalah tidak menyalahkan diri sendiri dan berusaha memendam peristiwa.

Baca juga:   Ketombe Makin Parah? Kenali Penyebab dan Solusinya dari Ahli

“Jadi memang harus share dan cari pertolongan, juga penting sekali untuk tidak menyalahkan diri sendiri,” katanya.

Menurutnya, tidak ada seorang pun yang menghendaki adanya peristiwa kekerasan seksual. Meski demikian, masih ada orang-orang yang beranggapan seharusnya korban kekerasan seksual bisa berpikir untuk melakukan sesuatu kala peristiwa tersebut terjadi, salah satunya dengan cara melawan atau memberontak.

Baca juga:   Unsoed Buat Peraturan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi

Tetapi menurut Tara, seringkali peristiwa kekerasan seksual membuat kondisi si korban terlalu shock, freezing. Sehingga tidak mampu berbuat apa-apa. Karena itu penting bagi korban peristiwa itu untuk tidak menyalahkan diri sendiri pun bagi orang-orang sekitarnya untuk tidak menyalahkan korban.

“Banyak terjadi ketika korban menceritakan masalahnya, namun justru sang korban yang dipersalahkan. Misalnya mempertanyakan mengapa diam saja, tidak melawan atau berusaha berontak,” ujarnya.

Baca juga:   Divisi PPKPT-BK Unpas Siap Lindungi Mahasiswa dari Kekerasan Seksual

Padahal menurut Tara, yang dibutuhkan korban saat itu adalah dipahami, dimengerti dan tidak dipersalahkan yang bisa mengganggu mentalnya menjadi lebih buruk lagi.

Tara mengingatkan orang-orang terdekat korban untuk menjadi pendamping yang tepat dan ikut membantu mencari pertolongan bila ternyata peristiwa tersebut mengganggu kondisi fisik dan mental. “Agar dampak negatifnya tidak berkepanjangan,” pungkasnya. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Kekerasan Seksualpsikolog


Related Posts

kesehatan mental pelajar
HEADLINE

Bandung Libatkan Psikolog Tangani Kesehatan Mental Pelajar di Sekolah

7 Februari 2026
Gim Online
HEADLINE

Psikolog: Atur Gim Online Sejak Dini untuk Cegah Kecanduan Anak

6 Agustus 2025
unpas
PASPENDIDIKAN

Divisi PPKPT-BK Unpas Siap Lindungi Mahasiswa dari Kekerasan Seksual

22 Juni 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.