CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

9 Pendaki Asal Jakarta Dilarang ke Gunung Gede, Ini Penyebabnya

Nurrani Rusmana
27 Januari 2023
9 Pendaki Asal Jakarta Dilarang ke Gunung Gede, Ini Penyebabnya

Pendaki asal Jakarta yang dievakuasi dari atas Gunung Gede, Cianjur, Jawa Barat, merupakan pendaki ilegal karena setelah gempa Cianjur, pendakian masih ditutup untuk menghindari hal tidak diinginkan. (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR, WWW.PASJABAR.COM — Sanksi larangan kepada sembilan pendaki asal Jakarta selama dua tahun diberikan karena masuk daftar hitam atau blacklist. Para pendaki tersebut melakukan pendakian ilegal saat penutupan pascagempa Cianjur, Jawa Barat.

“Mereka naik tanpa izin dan melanggar prosedur karena sejak gempa 5.6 magnitudo melanda Cianjur, pendakian ditutup sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan,” kata Humas Balai Besar TNGGP Agus Deni, Kamis (26/1/2023).

Dilansir dari ANTARA, ia mnegatakan mengatakan sampai saat ini setelah bencana gempa melanda Cianjur, pendakian masih ditutup. Namun sembilan orang pendaki asal Jakarta itu melakukan pendakian secara ilegal yang bisa membahayakan dirinya.

Baca juga:   170 Perempuan Ikuti Pelatihan Vokasi dari Sekolah Perempuan Jabar

Alasan penutupan itu, kata dia, karena dampak gempa tersebut. Sejumlah jalur pendakian terjadi retakan. Termasuk di bibir kawan Gunung Gede, sehingga pendakian ditutup untuk menghindari hal yang tidak diinginkan menimpa pendaki.

Sembilan orang pendaki yang melanggar aturan pendakian mendapatkan pembinaan langsung dari Kepala Balai Besar TNGGP Sapto Aji Prabowo dan Kepala Bidang PTN Wilayah Cianjur, Diah Ourani. Mereka masuk dalam daftar hitam larangan mendaki selama dua tahun ke Gunung Gede-Pangrango.

Baca juga:   Abdul Hadi Wijaya : Klarifikasi Mahasiswa Terlantar di Lombok Bukan UIN dan UNPAS

Seperti diberitakan tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sembilan orang pendaki yang dilaporkan hilang kontak setelah dua hari melakukan pendakian ke Gunung Gede-Pangrango, melalui jalur Ciputri, Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat.

Kepala Kantor SAR Bandung, Jumaril saat dihubungi, mengatakan pihaknya mendapat laporan ada sembilan pendaki yang terdiri dari 5 perempuan dan 4 pendaki asal Jakarta yang hilang kontak sejak melakukan pendakian (Senin, 23/1/2023) yang seharusnya hanya satu hari.

Baca juga:   Jawa Barat Raih Tiga Penghargaan Top Digital Awards 2022

Hingga akhirnya rombongan pendaki asal Jakarta ditemukan, mereka terlambat turun karena seorang diantaranya mengalami kaki terkilir. Dua orang juga mengalami kedinginan atau hipotermia. Sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan turun. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Gunung Gedependaki asal Jakarta


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.