CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Rektor Unpas Tak Lagi Kejar Kuantitas Namun Kualitas Guru Besar

Yatti Chahyati
4 Mei 2024
Guru Besar

Ilustrasi Guru Besar. (foto: pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

*Kukuhkan Dua Guru Besar, Kini Jumlah Guru Besar Unpas 40 Orang

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Rektor Universitas Pasundan (Unpas) Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc. menyebutkan jika pihaknya tak lagi mengejar kuantitas Guru Besar, melainkan justru lebih ke kualitas Guru Besar. Hal tersebut diungkapkannya usai mengukuhkan dua Guru Besar Unpas di Aula Unpas, Jalan Tamansari No.6-8, Sabtu (4/5/2024).

“Unpas alhamdulillah, sudah memproduktifitas jumlah guru besar terbanyak di wilayah LLDIKTI wilayah IV Jabar dan Banten. Namun, kedepan kita bukan hanya mengejar kuantitas saja melainkan juga dengan dibarengai kualitas karya yang bisa meningkatkan kualitas Guru Besar dan kemaslahatan bagi akademik dan masyarakat,” ujarnya.

Rektor Unpas yang juga merupakan Guru Besar bidang ekonomi itu menyebutkan jika saat ini Unpas memiliki 40 Guru Besar setelah dikukuhkannya dua guru besar yakni Prof. Dr. Cartono,S.Pd.,M.Pd., M.T yang merupakan Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Biologi dan Prof.Dr. Ir.Hery Sinawan,M.T yang merupakan Guru Besar Bidang Teknik Mesin.

Baca juga:   Irma Dewi Agustin, Birokrat Inspiratif Wisudawan Terbaik Pascasarjana Unpas

Pengukuhan dua Guru Besar Unpas tersebut dilaksanakan oleh Ketua Senat Unpas Prof. Dr. Bambang Heru Purwanto, M.Si, didampingi Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., Ketua Pembina YPT Pasundan Prof. Dr.H.M. Didi Tumudzi, M.Si serta — Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar dan Banten, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU.

Prof. Didi Turmudzi menyampaikan dengan bertambahnya dua Guru Besar Unpas menjadi kebahagiaan sekaligus kebangaan bagi seluruh almamater di Unpas dan Pasundan. “Guru besar itu harus memberikan sesuatu, sehingga terasa manfaatnya di masyarakat. Terutama dalam perkembangan teknologi digital saat ini revolusi industri dengan berbagai basis teknologi,” tuturnya.

Guru Besar antisipasi Perubahan

Selain itu menurutnya Guru Besar harus mengantisipasi perubahan lingkungan, diantaranya dinamika dan perubahan global, perubahan budaya, pengembangan kompetensi dan lain sebagainya.

Baca juga:   PASTV: Keluarga FEB Unpas Mengucapkan Selamat Untuk Prof. Didi Turmudzi

Sementara dalam Orasi Ilmiah Prof. Dr. Cartono,S.Pd.,M.Pd., M.T berjudul Pembangunan Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan untuk Masa Depan Indonesia dan Dunia Dalam Perspektif Pendidikan, Agama dan Budaya memaparkan salah satunya prihal lima masalah utama lingkungan hidup yang saat ini dihadapai masyarakat dunia termasuk Indonesia.

“Masalah itu yakni, perubahan iklam atau pemanasan global yang salah satunya disebabkan oleh efek rumah kaca. Kedua yakni terjadinya akumasi CO2 di atmosfir dan gas penyebab hujan asam yang menganggu kehidupan di bumi. Ketiga, berkurangnya hutan tropis dan hilangnya keanekaragaman hayati, keempat yakni karena berkurangnya cadangan air bersih dan terakhir meningatknya limbah B5 yakni bahan bayahay dan beracun,” jelasnya.

Menurutnya untuk menyelesaikan masalah lingkungan tersebut tidak cukup melalui pendekan sains modern namun juga harus melalui pendekatan agama dan budaya dengan cara menerapkan perinsif pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, memahami etika dasar lingkungan dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Baca juga:   Kuliah Umum Presiden dan CEO PT KAI di Pasca Sarjana Unpas

Orasi Ilmiah

Sedangkan Prof.Dr. Ir.Hery Sinawan,M.T dalam orasi ilmiahnya yang berjudul ‘Inovasi Teknologi Desalisasi dan Pemurnian Air untuk Indonesia yang Lebih Sehat’ memaparkan, jika inovasi teknologi desalinasu dan pemurnian air telah berhasil dibangun dan dikembangkan di Unpas.

“Teknologi yang cukup ramah lingkungan dan dapat menjadi alternatif dalam memproduksi air bersih bagi masyarakat. Masih terdapat peluangn cukup lebar dalam pengembangan dimasa depan,” ujarnya.

Inovasi teknologi yang dapat diaplikasi adalah flashing desalination/purification yang menggunakan nosel berputar dan bisa menjadi solusi penyediaan air bersih bagi masyarakat yang berada dipesisir. (tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: guru besar unpaspengukuhan guru besaruniversitas pasundan


Related Posts

Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.