CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASHIBURAN

Kiprah Iip D Yahya dalam Meneliti dan Menulis Buku Bertema Sejarah

Tiwi Kasavela
5 Mei 2024
Kiprah Iip D Yahya dalam Meneliti dan Menulis Buku Bertema Sejarah

Iip D. Yahya saat membedah buku Oto Iskandar di Nata The Untold Stories di Kedai Jante Kota Bandung (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Bagi Iip D Yahya, menulis bukan hanya sekadar kegiatan, melainkan sebuah panggilan jiwa yang membawanya pada penelusuran yang tak kenal lelah. Dedikasinya dalam penelitian-penelitian bertema sejarah telah menciptakan jejak yang menginspirasi dalam dunia literasi.

Iip D Yahya, yang juga Direktur Media Center PWNU Jawa Barat, telah meneliti dan menulis berbagai buku sejarah yang menarik. Diantaranya; Oto Iskandar di Nata: The Untold Stories, Oto Iskandar di Nata, perintis Tentara Republik Indonesia, Ajengan Cipasung:  Biografi K.H. Moh. Ilyas Ruhiat, Gus Dur: Berbeda Itu Asyik hingga Jaksa Agung Soeprapto dan Sejarah Pertumbuhan Kejaksaan Republik Indonesia.

Baca juga:   Aksara, Kekuasaan, dan Politik Sunda Dibedah dalam Diskusi Buku #101 Temu Sejarah

Iip mengungkapkan bahwa kecintaannya pada tulisan dan sejarah sudah tumbuh sejak kecil.

“Saya hobi membaca sejak kecil, orang tua saya kala itu bersusah payah membelikan majalah Bobo yang tidak mudah di kampung kelahiran saya di Salawu, Tasikmalaya,” ungkapnya.

Ungkap Sejarah dan Cerita Tersembunyi di Jawa Barat

Sebagai peneliti dan penulis, Iip memiliki minat khusus pada sejarah Jawa Barat. Tulisan-tulisannya telah memberikan kontribusi penting dalam mengungkap sejarah dan cerita-cerita yang tersembunyi.

“Saya ingin ikut mengisi kekosongan informasi sejarah. Dengan banyaknya kemudahan akses data sejarah secara online saat ini, sangat memudahkan peneliti mendapatkan data. Sebuah pengetahun baru dari sebuah peristiwa dan tokoh dapat saya angkat,” paparnya.

Baca juga:   Kemendikbud Sebut Tak Pernah Terbitkan Buku Yang Hilangkan Jejak Pendiri NU

Dalam perjalanannya meneliti dan menulis buku, Iip selalu memastikan keakuratan informasi yang ia sampaikan. Baginya, menulis sejarah adalah sebuah tanggung jawab besar yang harus dilakukan dengan seksama.

“Salah satu proses yang ‘mahal’ yang tidak semua peneliti di Indonesia memilikinya, adalah waktu untuk internalisasi data. Karena saya peneliti dan penulis independen, saya relatif memiliki waktu untuk melakukan internalisasi itu,” jelasnya.

Kendati sudah menulis banyak buku, Iip mengatakan bahwa ia merasa belum berhasil menuliskan sebuah buku yang masterpiece. Namun, ia senang bahwa tulisannya telah memberikan dampak positif, terutama dalam mengungkap sejarah dan memperkenalkan tokoh-tokoh yang mungkin belum banyak dikenal.

Baca juga:   Abdul Haris Nasrudin : Lebih Baik Remuk Hari Ini Dari Pada Menyesal Kemudian!

“Dalam menulis sejarah, memang seperti berjalan di lorong yang sepi, tapi sangat penting karena dapat menyalakan cahaya di ujung lorong itu sehingga pejalan kaki tidak tersesat,” pungkasnya.

Dengan dedikasi dan semangatnya, Iip D. Yahya terus meneliti dan menulis, menginspirasi banyak orang untuk menyelami sejarah dan menemukan nilai-nilai berharga di dalamnya. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: buku sejarahIip D YahyaPenulis


Related Posts

Editor Bagikan Tips Agar Naskah Penulis Dilirik Penerbit
PASKREATIF

Editor Bagikan Tips Agar Naskah Penulis Dilirik Penerbit

7 Maret 2026
Aksara, Kekuasaan, dan Politik Sunda Dibedah dalam Diskusi Buku #101 Temu Sejarah
PASBANDUNG

Aksara, Kekuasaan, dan Politik Sunda Dibedah dalam Diskusi Buku #101 Temu Sejarah

3 Februari 2026
Perpustakaan Nasional atau Perpusnas bekerja sama dengan Museum KAA menyelenggarakan Writers Festival.
PASHIBURAN

Perpusnas Writers Festival, Tingkatkan Kekuatan Literasi Indonesia

7 September 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.