CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Penuh Sampah, Pemprov Jabar Gerak Cepat Bersihkan Sungai Citarum

Uby
12 Juni 2024
sungai citarum

Tumpukan sampah di aliran sungai Citarum di Kawasan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, mulai dibersihkan Pemprov Jabar pada Rabu (12/6/2024) siang. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Tumpukan sampah di aliran sungai Citarum di Kawasan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, mulai dibersihkan Pemprov Jabar pada Rabu (12/6/2024) siang.

Selain menggunakan alat manual, petugas juga menerjunkan alat berat untuk mengangkut sampah dari sungai. Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin pun hadir untuk mengecek kondisi sungai secara langsung.

Semua yang terdiri dari Satgas Citarum Harum, BBWS Sungai Citarum dan masyarakat saling bahu membahu mengangkut sampah yang terapung dan hampir menutupi permukaan air.

Baca juga:   Jabar Kini Miliki Perda Desa Wisata

“Kami gerak cepat, koordinasi bersama, karena ini masalah bersama,” ujar Bey.

Proses pengambilan sampah ini, kata Bey, membutuhkan waktu hingga satu pekan dikarenakan banyaknya sampah yang menumpuk. Bahkan, pihak Pemprov pun akan menambah beberapa alat berat agar pengerukan lebih maksimal.

“Ini semua akan kita bersihkan lima hari sampai satu minggu, karena ini banyak sekali sampahnya. Nanti akan ada tambahan alat berat agar pengerukannya bisa lebih cepat,” paparnya.

Baca juga:   Pemprov Jabar Gelar Muharram UKM Jabar Juara Fest 2022

Ia juga mengatakan, penumpukan sampah di aliran sungai Citarum ini disebabkan karena kurangnya disiplin warga untuk membuang sampah pada tempatnya. Tak hanya itu, terdapat sedimen dan permukaan air yang turun.

“Penyebab sampah menumpuk karena permukaan air yang turun dan adanya sedimen. Kedisiplinan warga juga kurang jadi kami ingatkan kembali jangan membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai dan ini akibatnya kalau tidak disiplin,” ungkapnya.

Baca juga:   Banjir Bodebek-Karawang Meluas, Pemprov Jabar Ambil Langkah Tegas

Sebelumnya diketahui jika sampah tersebut merupakan kiriman dari Kota Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung yang menumpuk sejak Jumat, 7 Juni 2024 lalu.

Bey tetap optimistis, indeks kualitas air sungai citarum akan berada di angka 60 pada Desember 2025 mendatang. Kuncinya adalah kolaborasi dan kedisiplinan warga dalam menjaga lingkungan.

“Target tetap dan optimis Desember 2025 indeks kualitas air diangka 60. Kita berusaha keras tapi harus didukung oleh kedisiplinan warga,” katanya. (*uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Pemprov Jabarsampah sungai citarumsungai citarumtumpukan sampah citarum


Related Posts

kecelakaan KA bekasi timur
PASJABAR

Pemprov Jabar Tanggung Biaya Korban Kecelakaan KA Bekasi Timur

28 April 2026
kecelakaan kereta bekasi timur
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

28 April 2026
RKPD
PASJABAR

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

21 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.