CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASKESEHATAN

7 Metode Pengolahan Sampah Organik yang Bisa Dilakukan di Rumah

Hanna Hanifah
24 Juni 2024
metode pengolahan sampah

Ilustrasi tumpukan sampah rumahan. (foto: Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung (DLH Kota Bandung) mengkampanyekan berbagai metode pengolahan sampah organik di rumah, salah satunya adalah dengan membuat kompos rumahan.

Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sampah di Indonesia, termasuk di Kota Bandung, didominasi oleh sampah organik yang mencapai 60% dari total sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Dudy Prayudi, menyatakan bahwa ada banyak metode pengolahan sampah yang bisa digunakan untuk membuat kompos rumahan.

Mengolah sampah organik menjadi kompos tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah tetapi juga memiliki nilai ekonomis.

Baca juga:   Masyarakat Kota Bandung Keluhkan Soal Sampah

Berikut beberapa metode kompos rumahan yang diperkenalkan oleh DLH Kota Bandung dilansir dari situs resmi Pemkot Bandung, Senin (24/6/2024).

  1. Kang Empos

Metode ini memanfaatkan karung, ember, dan bahan kompos. Hasil pengolahan dapat digunakan sebagai media tanam.

  1. Biopori

Kompos dibuat di dalam tanah menggunakan pipa paralon berdiameter 10 cm yang dilubangi kecil-kecil (pori-pori) dan dimasukkan vertikal ke dalam tanah sedalam 1 meter.

  1. Komposter Drum

Cocok untuk lahan terbatas atau dalam ruangan. Menggunakan drum plastik yang dilubangi untuk sirkulasi udara (aerob).

  1. Komposter Pot atau Gerabah
Baca juga:   Taman Tematik di Bandung Jadi Taman Sampah

Gerabah memberikan sirkulasi udara yang lebih baik karena sifatnya yang menghasilkan oksigen. Kompos dalam gerabah bisa dipanen langsung saat penuh.

  1. Lodong Sesa Dapur (Loeseda)

Mirip dengan biopori, metode ini menggunakan pipa berlubang setinggi 120 cm yang ditanam pada kedalaman 30-40 cm. Metode ini sangat populer di Kota Bandung.

  1. Eco-Enzyme

Hasil fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula (gula merah, gula coklat, atau gula tebu), dan air. Hasil akhir adalah cairan berwarna kecoklatan dengan aroma asam segar yang bisa digunakan untuk pembersihan rumah, pupuk, insektisida, dan lain-lain.

  1. Keranjang Takakura
Baca juga:   Sampah Kota Bandung Bisa Dipantau Lewat BWM, Apa itu?

Dikembangkan oleh Toji Takakura di Surabaya, metode ini menggunakan keranjang cucian bekas yang dilubangi dan dilapisi kardus bekas.

 

Dengan berbagai pilihan metode ini, masyarakat dapat memilih yang paling sesuai dengan situasi dan kondisi di rumah masing-masing.

Mengolah sampah organik dari rumah menjadi kompos bukan hanya solusi untuk mengurangi jumlah sampah tetapi juga bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: metode pengolahan sampahpengolahan sampahsampahSampah Organik


Related Posts

energi listrik PSEL
PASNUSANTARA

Pemprov Jabar Sepakati Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik PSEL

9 April 2026
TPS bandung
HEADLINE

Volume Sampah Lebaran Naik, TPS di Bandung Alami Penumpukan

27 Maret 2026
Pemkot Cimahi peringati HPSN 2026 di Kampung Adat Cirendeu guna mengenang 21 tahun tragedi longsor TPA Leuwigajah. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Refleksi 21 Tahun Tragedi Leuwigajah: Pemkot Cimahi Peringati HPSN 2026 di Kampung Adat Cirendeu

21 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.