CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Program Ngulik: Kelola Keluhan Masyarakat Melalui Media Sosial

Hanna Hanifah
5 Juli 2024
media sosial

Analis Kebijakan Ahli Pertama dari BKD Prov Jabar, menyatakan penggunaan media sosial untuk berkomunikasi dengan masyarakat dan mengelola keluhan publik. (foto: Pemkot Bandung https://www.bandung.go.id/news/read/9710/ngulik-13-pengelolaan-medsos-proaktif-bisa-tingkatkan-reputasi-pemeri)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Analis Kebijakan Ahli Pertama dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat, Ahmad Fauzan Nurrahman, menyatakan bahwa sebagian besar pemerintah daerah di Jawa Barat menggunakan media sosial Instagram sebagai platform utama untuk berkomunikasi dengan masyarakat dan mengelola keluhan publik.

Menurut Ahmad, pengelolaan keluhan di media sosial memerlukan pendekatan proaktif untuk mencegah ketidakpuasan masyarakat dan menjaga reputasi lembaga.

“Pemerintah daerah mengandalkan respon cepat terhadap keluhan yang masuk. Strategi pengelolaan pengaduan yang sukses diharapkan dapat meningkatkan reputasi organisasi secara keseluruhan,” jelasnya pada acara Ngulik 13, Kamis (4/7/2024) kemarin dikutip dari situs resmi Pemkot Bandung.

Baca juga:   Kapolda Jabar Pastikan Keamanan Ketat Laga Panas Persib Persija

Ahmad menyebutkan bahwa strategi utama pemerintah daerah dalam pengelolaan keluhan adalah memprioritaskan koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi langsung melalui Instagram.

Mereka juga menekankan pentingnya pelatihan, pemahaman algoritma, dan penanganan keluhan yang terintegrasi untuk meningkatkan pengelolaan keluhan di media sosial.

Namun, Ahmad mencatat beberapa tantangan dalam pengelolaan medsosl.

“Tantangan tersebut meliputi verifikasi keaslian pengaduan, kebutuhan akan tim khusus, serta ekspektasi masyarakat yang tinggi terhadap respon cepat,” tuturnya.

Ahmad menjelaskan bahwa media sosial memberikan manfaat dalam meningkatkan aksesibilitas dan transparansi antara pemerintah dan masyarakat.

“Media sosial juga menawarkan penghematan biaya dalam pengelolaan pengaduan dan memiliki keunggulan dalam komunikasi pribadi dibandingkan platform lainnya,” tambahnya.

Baca juga:   Program Ngulik: AI Kunci Work Smarter dalam Dunia Kerja Modern

Ahmad memberikan beberapa rekomendasi untuk pengelola medsos di instansi pemerintah, di antaranya:

  1. Pilih platform populer: Gunakan platform seperti Instagram untuk jangkauan yang lebih baik.
  2. Efektivitas internal: Pastikan komunikasi dan kolaborasi internal yang efektif.
  3. Pelatihan algoritma: Berikan informasi terbaru kepada tim tentang algoritma media sosial dan praktik terbaik.
  4. Sistem pelacakan keluhan: Kembangkan sistem untuk pelacakan dan penyelesaian keluhan secara lancar.
  5. Respon cepat: Tanggapi dengan cepat untuk menjaga kepuasan dan reputasi.
  6. Tim fokus: Miliki tim yang fokus untuk pengelolaan pengaduan yang konsisten dan efektif.
  7. Privasi pengguna: Pastikan privasi pengguna dengan protokol yang jelas.
  8. Aksesibilitas dan transparansi: Tingkatkan aksesibilitas dan transparansi melalui tanggapan masyarakat.
  9. Penghematan biaya: Manfaatkan media sosial untuk penanganan pengaduan yang hemat biaya.
  10. Kerangka kerja: Kembangkan kerangka kerja untuk mengoptimalkan dan memberdayakan penggunaan media sosial dalam pengelolaan pengaduan.
Baca juga:   IPRC Ingatkan Perlunya Penguatan Pengawasan Internal Pemkot Bandung

Ahmad menekankan bahwa riset menunjukkan pemerintah daerah di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung, telah secara aktif membuka ruang komunikasi dengan mendengarkan keluhan masyarakat dan berusaha menjawabnya.

“Saya harap upaya ini dapat membentuk keterlibatan yang baik antara pemerintah dan masyarakat serta membangun dan menjaga reputasi organisasi,” tuturnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Komunikasimedia sosialngulik 13pengelolaan keluhan masyarakatprogram ngulik


Related Posts

pembatasan anak
HEADLINE

Indonesia Jadi Pertama di ASEAN Terapkan Pembatasan Medsos Anak

2 April 2026
Menkomdigi Meutya Hafid. Foto: Dok. Komdigi
HEADLINE

PP Tunas Berlaku 28 Maret 2026: Menkomdigi Meutya Hafid Tegaskan Kewajiban Platform Digital

28 Maret 2026
hukum mengirim stiker doa
HEADLINE

Hukum Mengirim Stiker Doa: Ibadah atau Sekadar Pesan?

22 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.