CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Program Ngulik: Dampak dan Cara Stop Kecanduan Media Sosial

Hanna Hanifah
12 Juli 2024
media sosial

Diskominfo Kota Bandung kembali menggelar diskusi publik bertajuk Ngulik (Ngobrol Diskusi Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang membahas media sosial. (foto: Pemkot Bandung https://www.bandung.go.id/news/read/9752/ngulik-14-bahas-kecanduan-sosmed-hingga-cara-jitu-menyetopnya)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Diskominfo Kota Bandung kembali menggelar diskusi publik bertajuk Ngulik (Ngobrol Diskusi Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang membahas media sosial.

Pada edisi yang berlangsung Kamis (11/7/2024), dilansir dari situs resmi Pemkot Bandung, acara ini menghadirkan Feri Sulianta, seorang akademisi dan praktisi komunikasi.

Tema diskusi kali ini adalah “Distraksi Modern, Get Things Done and Prokastinasi,” yang membahas dampak penggunaan media sosial terhadap berbagai aspek kehidupan.

Baca juga:   Pemkab Bandung Raih 3 Penghargaan Program HAMBK dari Australia

Feri Sulianta menjelaskan dampak negatif dari adiksi media sosial, termasuk sulit fokus, mengalami kegelisahan atau FOMO (Fear of Missing Out), dan gangguan tidur.

Ia juga memberikan beberapa kiat untuk mengatasi kecanduan medsos, antara lain:

  • Membiasakan interaksi langsung/offline.
  • Menjauhkan diri dari gawai.
  • Melakukan aktivitas di luar rumah.
  • Mengatur jadwal.
  • Menjalankan hobi baru.
  • Menghapus sosial media jika terasa sangat mengganggu.
Baca juga:   Ribuan Pemudik Padati Stasiun Bandung Jelang Lebaran

Feri menekankan pentingnya mengubah posisi menjadi pengontrol media sosial, bukan sebaliknya.

“Perkembangan teknologi berjalan seperti ini. Namun, bagaimana kita mau menyikapinya,” katanya.

Ia mengajak peserta untuk tidak terdistraksi oleh kehadiran medsos sehingga melupakan manfaat dari layanan daring yang ada.

Sebagai penutup, Feri menjabarkan kiat terakhir jika enam cara di atas tidak mengubah kecanduan terhadap medsos, yaitu:

  1. Aware: Menyadari adiksi dan dampaknya.
  2. Mindful: Berfikir dan ada secara utuh, serta mengurangi kebiasaan multitasking.
  3. Letting In: Mengkaji ke dalam diri sendiri dan merenungi.
  4. Meditated: Menyadari perasaan-perasaan yang ada di dalam kerangka tubuh.
Baca juga:   Jelang Tahun Baru Imlek, Produsen Kue Keranjang Kebanjiran Pesanan

“Kita perlu sadar, aware. Ketika kita sadar, maka pikiran kita akan melemah. Dari sana, kita harus gercep mengalihkan perhatian kita pada produktivitas,” pesannya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: dampak media sosialkecanduan media sosialmedia sosial


Related Posts

pembatasan anak
HEADLINE

Indonesia Jadi Pertama di ASEAN Terapkan Pembatasan Medsos Anak

2 April 2026
Menkomdigi Meutya Hafid. Foto: Dok. Komdigi
HEADLINE

PP Tunas Berlaku 28 Maret 2026: Menkomdigi Meutya Hafid Tegaskan Kewajiban Platform Digital

28 Maret 2026
hukum mengirim stiker doa
HEADLINE

Hukum Mengirim Stiker Doa: Ibadah atau Sekadar Pesan?

22 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.