CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

TB Hasanuddin: Program Setop Boros Pangan Tak Ada Relevansi Dengan Impor Beras

Yatti Chahyati
31 Juli 2024
TB Hasanuddin

Anggota DPR RI Tb Hasanuddin. (foto : https://www.dpr.go.id/)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Anggota DPR RI Mayjen TNI (p) TB Hasanuddin kritisi Bapanas tentang imbauan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggalakkan program setop boros pangan. Bapanas menyakini hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi jumlah impor beras.

“Jangan asal bicara, karena ini tak sesuai dengan keadaan di lapangan,” kata politisi PDI Perjuangan ini, Rabu (31/7/2024).

Anggota DPR RI Mayjen TNI (p) TB Hasanuddin kritisi Bapenas karena pernyataan Bapanas ini dapat menyakiti hati rakyat kecil, mengingat kebiasaan boros makan atau berlebih itu dilakukan oleh sebagian dari kelompok menengah keatas.

Baca juga:   Kode Robert Alberts Bakal Mainkan Dua Striker Anyar Persib

“Sementara mayoritas rakyat Indonesia hidup dengan keterbatasan, bahkan miskin. Mereka harus berjuang hidup untuk makan. Untuk bisa makan 3 kali sehari saja belum tentu, boro-boro mau boros,” cetusnya.

Hasanuddin mengatakan tak ada relevansi antara program setop boros pangan dengan impor beras.

“Saya setuju dengan anjuran tidak boros pangan. Tapi urusan import beras harus di buktikan dulu secara langsung dengan makan boros. Kenapa impor beras tidak dihubungkan dengan produksi beras yang semakin rendah di dalam negeri? Buatlah pernyataan yang berkualitas, jangan asal asalan,” tandasnya.

Baca juga:   Dinkes Jabar Tetapkan Darurat Medis Kasus Keracunan Ciki Ngebul

Dikutip dari Detik.com, Badan Pangan Nasional (Bapanas) membeberkan solusi untuk mengurangi jumlah impor beras.

Salah satunya caranya dengan menggalakkan program setop boros pangan.

Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy, mengatakan program itu diusung karena angka pemborosan pangan terhitung sangat besar.

“Sehingga kalau kita berhemat, boros pangan ini (dikurangi) misalnya 20% dari 30% yang terbuang, insyaallah beras kebutuhan nasional 31 juta ton (cukup),” kata Sarwo Edhy. (*/tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: TB Hasanuddin


Related Posts

hibah kapal induk Garibaldi
HEADLINE

TB Hasanuddin: Hibah Kapal Induk Garibaldi Harus Dihitung Cermat, Jangan Jadi Beban Negara

4 Mei 2026
TNI Gugur di Misi UNIFIL
HEADLINE

TNI Gugur di Misi UNIFIL, Pemerintah Harus Dorong Investigasi dan Perkuat Mitigasi Keamanan

30 Maret 2026
status siaga 1 TNI
HEADLINE

TB Hasanuddin: Soal Siaga Satu, Panglima TNI dan Kasad Berbeda Mana yang Benar?

8 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.