CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASKESEHATAN

Belum Ada Rekomendasi WHO, Kemenkes: Vaksin Mpox Massal Belum Diperlukan

Hanna Hanifah
22 Agustus 2024
Mpox

Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa vaksin Mpox massal belum diperlukan di Indonesia, mengingat belum ada rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (foto: Antara https://jabar.antaranews.com/berita/536615/kemenkes-sebut-belum-ada-urgensi-vaksin-mpox-massal-bagi-publik)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa vaksin Mpox massal belum diperlukan di Indonesia, mengingat belum ada rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Belum perlu, karena WHO juga belum merekomendasikan,” ujar Plt Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, saat dihubungi di Jakarta pada Kamis (22/8/2024) dilansir dari Antara News.

Baca juga:   Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Gangguan Ginjal Akut pada Anak

Nadia menjelaskan bahwa saat ini vaksin tersebut lebih diprioritaskan untuk kelompok yang berisiko tinggi terpapar virus.

Mengenai stok vaksin cacar monyet, Nadia mengungkapkan bahwa persediaan tahun ini masih mencukupi, sehingga belum ada kebutuhan mendesak untuk menambah stok.

WHO merekomendasikan vaksinasi terarah, bukan vaksinasi massal, untuk menangani Mpox. Menurut WHO, menghentikan penyebaran Mpox lebih mudah dibandingkan menangani COVID-19.

Baca juga:   Kasus Cacar Monyet Ditemukan di Bandung

Juru bicara WHO, Margaret Harris, dalam wawancara eksklusif dengan Anadolu, menyarankan agar orang yang diketahui telah terpapar Mpox mendapatkan vaksin dalam waktu empat hari setelah terpapar.

Petugas kesehatan di daerah dengan pandemi aktif juga dianjurkan untuk divaksinasi guna melindungi mereka.

Sebelumnya, Plh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Yudhi Pramono, menginformasikan bahwa Kemenkes sedang menyiapkan total 4.450 dosis vaksin, yang akan dialokasikan untuk 2.225 sasaran dengan dua dosis per individu, guna pencegahan cacar monyet.

Baca juga:   Musim Hujan Tiba! Ini Cara Supaya Tetap Sehat

Mpox dikatakan dapat menular melalui kontak langsung kulit ke kulit atau membran mukosa, termasuk kontak seksual, dan biasanya memerlukan kontak erat dalam waktu lama untuk penyebarannya melalui droplet. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: cacar monyetmpoxvaksin cacar monyetvaksin mpox


Related Posts

Tiga Kandidat Vaksin Monkeypox Siap Didatangkan Bio Farma.
HEADLINE

Begini Penularan Cacar Monyet Kata Dosen Kedokteran Unpas

13 September 2024
penyakit mpox
HEADLINE

Tingkatkan Kewaspadaan Penyakit Mpox, RSHS Bandung Siapkan Ruang Isolasi Lengkap

6 September 2024
Menkes Imbau Masyarakat Tidak Panik Berlebihan Terkait Penyebaran Cacar Monyet
HEADLINE

Menkes Imbau Masyarakat Tidak Panik Berlebihan Terkait Penyebaran Cacar Monyet

5 September 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.