CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pj Gubernur Jabar: Edukasi Bencana Harus Gencar, Siapkan Peralatan Darurat Lebih Baik

Hanna Hanifah
21 September 2024
gempa bandung

Kondisi salah satu rumah warga yang terdampak gempa di Bandung. (foto: Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, mengungkapkan bahwa penanganan korban gempa berkekuatan 5 magnitudo di Kabupaten Bandung dan Garut masih memerlukan evaluasi lebih lanjut, khususnya dalam hal pencegahan korban jiwa dan persiapan menghadapi bencana lainnya.

Ia menyatakan, salah satu fokus perhatian pemerintah adalah sosialisasi mengenai cara menghadapi bencana serta penyediaan peralatan darurat yang memadai.

Bey mencontohkan kisah seorang siswa di Kabupaten Bandung yang selamat tanpa luka karena mengikuti prosedur perlindungan diri dengan bersembunyi di bawah meja saat gempa terjadi, berbeda dengan teman-temannya yang berlarian panik sehingga mengalami cedera.

Baca juga:   KAI Mulai Jual Tiket untuk Mudik Lebaran 2022

“Ketika siswa itu ditanya tahu dari mana caranya, dia jawab dari YouTube. Ini seharusnya tanggung jawab kami, karenanya sosialisasi akan lebih gencar lagi,” ujar Bey saat ditemui di Gedung Sate Bandung, Jumat (20/9/2024) dilansir dari Antara.

Selain sosialisasi, Bey menekankan pentingnya persiapan darurat pascabencana. Ia menyoroti kebutuhan tenda darurat yang harus tersedia di setiap kecamatan, mengingat daerah-daerah di Jawa Barat rawan gempa.

Baca juga:   Pabrik di Bekasi Jadi Klaster COVID-19, Emil Segera Turun Tangan

Persiapan ini harus dilakukan lebih awal agar bisa langsung membantu para korban tanpa harus menunggu.

Mengenai perbaikan kerusakan akibat gempa pada 18 September 2024, Pemprov Jawa Barat saat ini sedang melakukan asesmen, bekerja sama dengan BNPB.

Sesuai regulasi, bantuan akan diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan dengan kategori ringan sebesar Rp15 juta, kerusakan sedang Rp30 juta, dan kerusakan berat Rp60 juta.

Baca juga:   KPK Sebut Delapan Sektor Rawan Korupsi

Selain itu, masyarakat yang rumahnya rusak juga akan menerima kompensasi biaya sewa tempat tinggal sebesar Rp500 ribu per bulan selama enam bulan.

Selama masa tanggap darurat, Pemprov Jawa Barat melalui BPBD dan Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan berupa tenda, toilet portable, serta makanan untuk memastikan korban tidak terlantar. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Bencanagubernur jabarpenanganan gempa


Related Posts

pajak kendaraan listrik
HEADLINE

Gubernur Jabar Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tetap Diberlakukan

21 April 2026
bnpb
HEADLINE

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.