CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Konten Palestina di Media Sosial Diduga Disensor, Para Ahli Soroti Algoritma

Hanna Hanifah
5 Oktober 2024
media sosial

ilustrasi media sosial. (freepik.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Platform media sosial dan digital telah menjadi alat penting bagi warga Palestina dalam menyebarkan informasi tentang situasi di Gaza.

Terutama dalam menghadapi tantangan yang dihadapi oleh media konvensional.

Namun, para ahli menyoroti bahwa algoritma di platform-platform tersebut diduga membatasi penyebaran konten Palestina, memunculkan tuduhan keberpihakan dan penyensoran.

Menurut Abdoulhakim Ahmine, pakar media dan komunikasi asal Maroko, kalangan muda Palestina secara intens memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan kejadian di Gaza kepada khalayak luas di dunia Arab, Islam, dan Barat.

Baca juga:   Mengerikan Ada Masker Bekas di Gudang Penimbun Masker di Bandung

Aksi dukungan global yang meningkat, termasuk di negara-negara seperti Prancis dan Jerman. Bahkan memaksa negara-negara tersebut untuk mengurangi pembatasan digital mereka.

Namun, Ahmine juga mencatat bahwa keterlibatan digital kaum muda Palestina kerap menjadi target.

“Israel telah menargetkan tokoh-tokoh media sosial, pemilik saluran YouTube, dan jurnalis yang melakukan siaran langsung dari Gaza,” katanya saat berbicara kepada Anadolu, dilansir dari Antara.

Baca juga:   Pelaku Pemukulan yang Viral di Media Sosial Diringkus Polisi

Hal ini menunjukkan adanya tekanan untuk membungkam suara-suara yang mencoba menyampaikan narasi konflik dari sudut pandang Palestina.

Hassan Kharjouj, seorang peneliti teknologi, mengemukakan bahwa algoritma di platform digital secara ketat menyensor konten Palestina, membatasi penyebarannya, dan membatasi jangkauan pesan.

Namun, ia menambahkan bahwa para pengguna telah mengembangkan berbagai teknik untuk menghindari penghapusan konten, meski tantangan ini tetap berlangsung.

Baca juga:   Tol Japek II Selatan dan Bocimi Siap Difungsikan Lebaran 2026

Masalah penyensoran algoritmik ini telah menimbulkan perdebatan tentang keberpihakan platform media sosial.

Dengan banyak yang menyerukan transparansi yang lebih besar dalam cara kerja algoritma dan kebijakan moderasi konten terkait konflik internasional. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: konten media sosialmedia sosial


Related Posts

pembatasan anak
HEADLINE

Indonesia Jadi Pertama di ASEAN Terapkan Pembatasan Medsos Anak

2 April 2026
Menkomdigi Meutya Hafid. Foto: Dok. Komdigi
HEADLINE

PP Tunas Berlaku 28 Maret 2026: Menkomdigi Meutya Hafid Tegaskan Kewajiban Platform Digital

28 Maret 2026
hukum mengirim stiker doa
HEADLINE

Hukum Mengirim Stiker Doa: Ibadah atau Sekadar Pesan?

22 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.