CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Penataan Kabel Bawah Tanah di Bandung Dikebut, Selesai Sebelum Nataru

Hanna Hanifah
13 Desember 2024
kabel bawah tanah

Pemerintah Kota Bandung menargetkan proyek pemindahan kabel utilitas ke bawah tanah harus rampung sebelum libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). (foto: Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Kota Bandung menargetkan proyek pemindahan kabel utilitas ke bawah tanah harus rampung sebelum libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, menegaskan bahwa tidak boleh ada galian kabel bawah tanah baru hingga semua lubang dirapikan dan pekerjaan dihentikan sementara selama liburan.

“Kami sudah meminta PT BII, selaku pelaksana proyek, untuk menambah tenaga kerja agar pekerjaan lebih cepat selesai. Tidak boleh ada lagi galian baru,” ujar Koswara di Bandung, Jumat (12/12/2024), dilansir dari Antara.

Baca juga:   Remaja Terseret Arus di Sungai Cisanggarung Akhirnya Ditemukan

Proyek baru akan dilanjutkan setelah libur Nataru selesai.

Koswara menyebut langkah ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan, meningkatkan keselamatan, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat selama masa liburan.

“Fokuskan pada penyelesaian dan penutupan lubang yang sudah ada. Semuanya harus rapi dan bersih sebelum Nataru,” tambahnya.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya penataan kota untuk mengatasi kesemrawutan kabel udara.

Namun, metode kerja yang digunakan masih menimbulkan keluhan masyarakat, seperti kemacetan dan risiko kecelakaan.

Baca juga:   Polda Jabar Hadirkan Saksi Ahli Pidana untuk Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

Koswara meminta PT BII memperbaiki metode kerja dengan meminimalkan waktu lubang galian terbuka.

“Jika beton membutuhkan pengerasan, gunakan bahan aditif agar prosesnya lebih cepat,” katanya.

Ia juga menyoroti kurangnya rambu lalu lintas di area proyek yang berisiko bagi pengguna jalan, terutama pada malam hari.

“Harus ada pemberitahuan yang jelas bagi pengguna jalan, termasuk informasi pengalihan arus lalu lintas,” tegasnya.

Baca juga:   Harga Kedelai Naik, Produksi Tahu di Cibuntu Terancam Turun

Terkait korban kecelakaan akibat galian proyek, Koswara memastikan bahwa Pemkot Bandung bersama PT BII akan memberikan santunan.

“Saya sudah meminta agar alamat korban dicari, dan santunan segera diberikan. Kami juga meminta PT BII lebih bertanggung jawab terhadap keselamatan di lapangan,” ujarnya.

Koswara berharap proyek ini dapat diselesaikan dengan cepat dan aman tanpa mengganggu kenyamanan warga.

“Kita ingin pekerjaan ini selesai dengan cepat, aman, dan minim gangguan bagi warga Bandung,” pungkasnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: galian kabel bawah tanah


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.