CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

HMPV Mewabah di China, Kemenkes Tingkatkan Pengawasan

Hanna Hanifah
4 Januari 2025
HMPV

ilustrasi. (foto: Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kasus Human Metapneumovirus (HMPV) di Indonesia, meskipun virus tersebut dilaporkan tengah mewabah di China.

Publik diimbau untuk tetap waspada, tidak panik, dan menjalankan langkah-langkah pencegahan yang efektif.

Juru Bicara Kemenkes, Widyawati, dalam keterangannya di Jakarta pada Sabtu (3/1/2025), menjelaskan bahwa HMPV telah menyebabkan lonjakan kasus yang signifikan di wilayah China bagian utara.

Virus ini menarik perhatian global karena penyebarannya yang cepat.

Baca juga:   PPG Unpas Bina Guru Profesional dan Berkompeten di Era Digital

“Kami mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan secara teratur, dan menggunakan masker di tempat umum. Langkah-langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko tertular penyakit menular,” ujar Widyawati, dilansir dari Antara.

Kemenkes juga memastikan pemantauan ketat di pintu masuk negara. Termasuk pengawasan kekarantinaan kesehatan terhadap pelaku perjalanan internasional yang menunjukkan gejala Influenza Like Illness (ILI).

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan langkah-langkah preventif agar virus ini tidak masuk ke Indonesia,” tambahnya.

Baca juga:   Amorim Membangkang Manajemen Manchester United

HMPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan dengan gejala seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas.

Dalam kasus yang lebih parah, virus ini bisa memicu komplikasi seperti bronkitis atau pneumonia.

Meskipun umumnya tidak berbahaya bagi orang dewasa yang sehat, HMPV memiliki risiko lebih tinggi bagi anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah atau penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit jantung.

Baca juga:   Jarang Diketahui, Masalah Kesehatan Pada Bulu Mata

Hingga saat ini, belum ada vaksin atau pengobatan khusus untuk HMPV.

Meski demikian, Widyawati menyebutkan bahwa perawatan suportif. Seperti menjaga hidrasi tubuh, mengendalikan demam, dan istirahat yang cukup, dinilai efektif untuk meringankan gejala.

Indonesia terus memantau perkembangan wabah HMPV di China dan negara lain, sembari memperkuat langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran virus ke Tanah Air. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: HMPVpenyakit


Related Posts

virus nipah
HEADLINE

Kemenkes Beberkan Gejala dan Pencegahan Infeksi Virus Nipah

24 Februari 2026
kanker
HEADLINE

Waspada! Musim Hujan Bisa Jadi Perangkap Kanker Berbahaya

25 Agustus 2025
Dosen Fakultas Kedokteran Unpas
PASKESEHATAN

Yuk! Kenali Bahaya Penyakit yang Datang Setelah Idul Adha dari Unpas

20 Juni 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.