CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Jika AS Nekat Menginvasi Gaza

pri
10 Februari 2025
Jika AS Nekat Menginvasi Gaza

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu saling memuji saat bertemu di Gedung Putih, Washington DC, AS, Rabu (5/2/2025). (Khaberni)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM —  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru-baru ini mengusulkan ide kontroversial untuk menginvasi dan mengalihkan kendali Jalur Gaza ke AS, serta memindahkan paksa warga Palestina yang tinggal di wilayah tersebut ke negara-negara Arab seperti Yordania dan Mesir.

Usulan ini langsung mendapat penolakan keras dari banyak negara Arab, organisasi internasional, dan kalangan masyarakat global yang menyuarakan hak-hak Palestina.

Robert Inlakesh, seorang jurnalis ternama dan pakar Timur Tengah, menilai kemungkinan usulan Trump untuk terealisasi sangat kecil.

Menurut Inlakesh, ide tersebut lebih merupakan langkah untuk mempertahankan koalisi sayap kanan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Ide itu juga untuk menutupi kegagalan Israel dalam mengalahkan Hamas di Gaza.

Baca juga:   Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1443 H pada 3 April 2022

Selain itu, ia menduga rencana ini merupakan bagian dari upaya untuk memperbesar ekspansionisme Israel di wilayah tersebut.

JIka AS nekat menginvasi Gaza

Dalam kolom opini yang dipublikasikan di Palestine Chronicle, Inlakesh menjelaskan bahwa jika AS benar-benar melancarkan invasi untuk menguasai Gaza, mereka akan menghadapi kesulitan besar.

AS perlu melakukan invasi berskala penuh untuk mewujudkan rencana tersebut, yang bisa memicu ketegangan besar dan dianggap sebagai deklarasi perang terhadap Palestina.

Selain itu, sejumlah pihak akan menganggap tindakan tersebut sebagai upaya pembersihan etnis terhadap warga Palestina.

Inlakesh mengungkapkan bahwa meskipun Israel sudah melakukan berbagai serangan besar di Gaza, mereka masih gagal mencapai tujuan mereka, yaitu menghancurkan Hamas.

Baca juga:   Israel Serang Ambulans dekat Rumah Sakit di Gaza

Bahkan, tentara Israel mengalami kesulitan dalam menghadapi perlawanan dari kelompok-kelompok perlawanan Palestina yang menggunakan metode perang gerilya.

Dalam pertempuran-pertempuran tersebut, tentara Israel harus berhadapan dengan taktik sergapan dan perlawanan yang intens dari pejuang Palestina.

Lebih lanjut, jika AS memutuskan untuk melakukan invasi besar-besaran ke Gaza, mereka harus mengerahkan pasukan dalam jumlah besar, yang kemungkinan bisa mencapai 150.000 tentara.

Hal ini memerlukan persiapan yang matang dan biaya yang sangat tinggi, diperkirakan mencapai ratusan miliar dolar.

Tidak ada jaminan berhasil

Namun, Inlakesh juga menekankan bahwa meskipun AS mengerahkan pasukan besar, tidak ada jaminan bahwa mereka akan berhasil, mengingat kemampuan Hamas yang sangat terlatih dalam bertahan dan berperang di medan yang sulit.

Baca juga:   Timnas Lebanon U-17 Mundur, Timnas Indonesia U-17 Dirugikan

Stabilitas terganggu

Tindakan ini juga bisa mempengaruhi stabilitas negara-negara sekitar Gaza, terutama Mesir dan Yordania.

Mesir, misalnya, secara diam-diam mengungkapkan bahwa pemindahan paksa warga Gaza ke wilayahnya bisa mengubah sikap negara tersebut terhadap normalisasi hubungan dengan Israel.

Spekulasi muncul bahwa Mesir bahkan mungkin mempertimbangkan untuk melawan Israel jika terjadi ketegangan yang lebih besar di kawasan tersebut.

Begitu juga dengan Yordania, yang bisa saja mengambil langkah serupa.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: donald trumpgazapresiden amerika serikat


Related Posts

Foto: Matthias Balk/dpa (Photo by Matthias Balk/picture alliance via Getty Images
HEADLINE

Lobi Utusan Trump Paolo Zampolli: Italia Berpeluang Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Ini 3 Alasan Utamanya

29 April 2026
Foto: Anadolu via Getty Images/Anadolu
HEADLINE

Iran Terancam Absen di Piala Dunia 2026, Mehdi Taj Kritik Kondisi Tuan Rumah Amerika Serikat

12 Maret 2026
Mojtaba Khamenei (dok. AFP)
HEADLINE

Profil Mojtaba Khamenei: “Penjaga Gerbang” Teheran yang Kini Menjadi Pemimpin Tertinggi Iran

9 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.