CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dua Pria Ditangkap di Lembang, Edarkan Uang Palsu Rp100 Juta

Uby
17 Maret 2025
uang palsu lembang

Dua pria ditangkap polisi setelah kedapatan menggunakan uang palsu saat membeli ayam potong di Pasar Panorama, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dua pria ditangkap polisi setelah kedapatan menggunakan uang palsu saat membeli ayam potong di Pasar Panorama, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Dari tangan pelaku yang tertangkap di kawasan Lembang tersebut, polisi mengamankan uang palsu pecahan Rp100 ribu. Dengan total nilai mencapai Rp100 juta.

Dua tersangka, Nana Permana dan Risma Hermansyah, kini harus melewati bulan puasa dan Lebaran di balik jeruji besi. Setelah terbukti mengedarkan uang palsu.

Baca juga:   PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang Hingga 25 November 2020

Aksi keduanya terbongkar ketika seorang pedagang ayam potong merasa curiga dengan uang yang diberikan tersangka saat bertransaksi.

Pedagang tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan pasar. Yang langsung menghubungi kepolisian.

Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, menjelaskan bahwa berdasarkan pengakuan tersangka, uang palsu tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial AE. Yang kini masih dalam pengejaran.

“Dari hasil pemeriksaan, para tersangka mengaku mendapatkan uang palsu ini dari seseorang berinisial AE. Jumlahnya cukup besar, mencapai Rp100 juta. Dan diduga sengaja diedarkan menjelang Idul Fitri,” ujar AKBP Tri Suhartanto.

Baca juga:   Pemkot Bandung Targetkan Pengelolaan Sampah Tanpa Open Dumping 2026

Polisi menduga bahwa peredaran uang palsu ini tidak hanya terjadi di satu lokasi. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih waspada dalam menerima uang tunai. Terutama saat berbelanja di pasar tradisional atau pusat perbelanjaan lainnya.

Sementara itu, salah satu tersangka, Nana Permana, mengaku baru pertama kali melakukan aksi ini.

“Saya cuma disuruh oleh AE buat belanja pakai uang itu. Saya enggak tahu kalau bakal ketahuan,” kata Nana.

Baca juga:   Paslon Jeje dan Asep Ismail Senam Sehat Bersama Ribuan Warga Lembang

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 36 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Polisi juga masih terus menyelidiki jaringan yang lebih luas terkait kasus peredaran uang palsu ini. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: lembangpengedar uang palsuUang Palsu


Related Posts

roti goreng nanas
HEADLINE

Roti Goreng Nanas Jadi Oleh-Oleh Baru Favorit Wisatawan di Lembang

4 Mei 2026
Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan
PASBANDUNG

Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan

16 April 2026
wisata keluarga lembang
HEADLINE

Serunya Libur Paskah di Lembang: Dari Berburu Telur hingga Petik Stroberi di Alam Terbuka

5 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.