CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tren Pinjaman Online Meningkat Jelang Lebaran

Uby
25 Maret 2025
Tren Pinjaman Online Meningkat Jelang Lebaran

foto: Uby/pasjabar

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, www.pasjabar.com — Menjelang Hari Raya Idulfitri, tren pinjaman online (pinjol) kembali mengalami peningkatan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat bahwa banyak masyarakat yang memilih layanan keuangan daring ini untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.

Namun, di tengah tren ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengingatkan warganya agar tidak bersikap konsumtif dan lebih bijak dalam berbelanja.

Pemerintah daerah mengakui sulit untuk melarang masyarakat menggunakan layanan pinjaman online, tetapi mereka menekankan pentingnya kesadaran finansial.

Baca juga:   Tunggakan Utang Pemprov Jabar ke BPJS Kesehatan Capai Rp300 Miliar

Meminjam uang demi memenuhi gaya hidup mewah saat Lebaran hanya akan menimbulkan masalah ekonomi di kemudian hari.

Dedi Mulyadi: Konsumerisme Bisa Menjebak

Gubernur Dedi Mulyadi mengkritisi kebiasaan konsumtif masyarakat yang menganggap barang-barang mewah sebagai simbol kebahagiaan. Menurutnya, orang yang terlalu bergantung pada pinjaman online sering kali terjebak dalam pola konsumsi berlebihan yang tidak sehat.

Dedi bahkan menyindir bahwa pelanggan pinjol adalah orang-orang yang sulit dipercaya dalam mengelola keuangan mereka.

Baca juga:   PASTV : Menjaga Kesehatan Otak Saat Puasa Bersama Dr. Trias

Ia menegaskan bahwa lebih baik merayakan Lebaran dengan sederhana dan penuh kebersamaan daripada memaksakan diri untuk berutang demi penampilan semata.

Pinjol dan Judol Berkaitan, OJK Bertindak

Tak hanya pinjaman online, judi online (judol) juga menjadi sorotan. Kepala Eksekutif Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Edian Rae, mengungkapkan bahwa ada keterkaitan erat antara pinjol dan judi online.

Baca juga:   Penurunan Harga Pangan: Beras, Bawang, dan Daging Sapi Jadi Sorotan

OJK bahkan telah memblokir sekitar 10 ribu rekening yang terindikasi digunakan untuk transaksi ilegal terkait judi daring.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mengingatkan warganya agar tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif yang berujung pada masalah keuangan.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan mereka, terutama menjelang Lebaran, agar tidak terjerat dalam pinjaman online dan aktivitas perjudian yang merugikan.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Dedi MulyadiHari Raya IdulfitriOJKpinjaman onlinePinjol


Related Posts

Sekolah Maung
HEADLINE

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

7 Mei 2026
kecelakaan kereta bekasi timur
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

28 April 2026
Gaji Guru Honorer
HEADLINE

Gaji Guru Honorer Tertahan di Jabar, 3.823 Tenaga Pendidikan Belum Dibayar

25 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.