CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Psikolog: Memaafkan Mengurangi Stres dan Beban Emosi

Hanna Hanifah
30 Maret 2025
FILOSOFI DAN MAKNA LEBARAN

ilustrasi. (foto: baznas)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Psikolog Meriyati, M.Psi, menekankan pentingnya mengakui dan menerima emosi sebagai langkah awal dalam memaafkan orang lain, terutama dalam momen Lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 Hijriah.

“Izinkan diri untuk merasakan emosi marah, kecewa, atau sakit hati yang dirasakan. Jangan menyangkal atau menekan emosi tersebut,” ujarnya di Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu (30/3/2025).

Menurut Meriyati, memaafkan bukan sekadar tindakan sosial, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan mental dan fisik.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa memaafkan dapat mengurangi stres, meningkatkan kesehatan jantung. Serta memperbaiki kesejahteraan emosional seseorang.

Baca juga:   Munaji Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Bahas Pidana Korupsi

“Ketika kita menyimpan amarah atau dendam, tubuh melepaskan hormon stres seperti kortisol. Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, maka dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan gangguan kecemasan,” jelasnya.

Memaafkan untuk Kesejahteraan Diri Sendiri

Meskipun memaafkan bisa menjadi hal yang sulit, psikolog yang berpraktik di RS Pondok Indah-Puri Indah ini menyarankan. Agar seseorang memahami bahwa tindakan ini lebih bermanfaat bagi diri sendiri dibandingkan bagi orang lain.

“Memaafkan bukan berarti setuju atau membiarkan pelaku lepas dari tanggung jawab. Tetapi membebaskan diri dari beban emosional yang menguras energi,” kata Meriyati.

Baca juga:   Kasus Paspor Dean James: KNVB Bebaskan Go Ahead Eagles, NAC Breda Siapkan Banding!

Selain itu, memahami alasan di balik tindakan orang lain juga dapat membantu seseorang lebih mudah memaafkan.

Hal ini bukan berarti membenarkan kesalahan mereka. Tetapi mencoba melihat situasi dari sudut pandang yang lebih luas.

“Memahami hal tersebut dapat membantu Anda melihat situasi dengan perspektif lebih luas. Dan mungkin merasa lebih empati terhadap orang tersebut,” tambahnya.

Langkah-langkah Melatih Sikap Memaafkan

Untuk lebih mudah memaafkan, Meriyati menyarankan beberapa langkah praktis. Seperti melatih empati dengan bertanya pada diri sendiri.

Baca juga:   Pemerintah Imbau THR Diberikan Awal, Paling Lambat 18 April 2023

“Jika saya berada di posisi mereka, apakah saya juga dapat melakukan kesalahan yang sama?”

Selain itu, menulis jurnal, berbicara dengan orang yang dipercaya, atau melakukan meditasi juga bisa menjadi cara efektif. Dalam mengelola emosi negatif dan membantu proses maaf.

“Meskipun sulit, maaf dapat dilatih dengan menerima emosi yang dirasakan, mengelola emosi dengan baik, memahami perspektif orang lain, dan menyadari bahwa tindakan ini lebih banyak menguntungkan diri sendiri,” pungkasnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: idul fitrimemaafkan


Related Posts

ilustrasi pemantauan hilal. (Dreamina AI)
HEADLINE

Mengenal Peran Strategis MABIMS: Forum Kerja Sama Menteri Agama Asia Tenggara Dalam Menentukan Standar Kalender Hijriah di Kawasan Regional

18 Februari 2026
harga pangan
PASJABAR

Pasokan Pangan Jabar Dipastikan Cukup Hadapi Ramadan dan Idulfitri

6 Februari 2026
Patrick Kluivert Memuji Kualitas Timnas Indonesia
HEADLINE

Ucapan Lebaran dari Kluivert hingga Shin Tae-yong

31 Maret 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.