CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Haryo Raih Doktor Ilmu Sosial Unpas, Kaji Pembinaan Gelandangan Pengemis

Hanna Hanifah
22 Mei 2025
Doktor Unpas Ilmu Sosial

Raden Mahendra Haryo Bharoto resmi meraih gelar Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Promosi Doktor, Kamis (22/5/2025). (foto: han/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sidang Promosi Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) atas nama Raden Mahendra Haryo Bharoto berlangsung pada Kamis (22/5/2025) di ruang Sidang lantai 6, Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera No. 41, Kota Bandung.

Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Bambang Heru P., M.S. sebagai Ketua Sidang Promosi.

Bertindak sebagai promotor adalah Prof. Dr. Lia Muliawaty, M.Si. dan Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si. sebagai co-promotor.

Sementara itu, yang menjadi penelaah atau oponen ahli adalah Prof. Dr. H. Kamal Alamsyah, M.Si. dan Prof. Dr. H. Soleh Suryadi, M.Si.

Dalam sidang tersebut, Raden Mahendra mempresentasikan disertasi berjudul Model Environment Collaborative Governance Pembinaan Gelandangan dan Pengemis di Kota Cirebon.

Doktor Unpas Ilmu Sosial

Penelitian ini dilakukan atas dasar permasalahan menjamurnya gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Cirebon. Sementara pelaksanaan collaborative governance dalam pembinaan mereka belum berjalan efektif. Karena kuatnya pengaruh faktor-faktor lingkungan.

Baca juga:   M. Dzaky F. Surapranata Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti Kepemimpinan Transformasional dan Kinerja Kepala Sekolah

Tujuan Hingga Hasil

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis pelaksanaan collaborative governance dalam pembinaan gelandangan dan pengemis di Kota Cirebon. Mengidentifikasi faktor penyebab ketidakefektifan.

Serta mengembangkan model environment collaborative governance sebagai kebaruan dalam pembinaan.

Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode eksploratif dan studi kasus. Serta pengembangan model melalui pendekatan Soft System Methodology dan Research and Development.

Teknik pengumpulan data mencakup studi literatur, observasi, wawancara, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD).

Validitas data diperkuat melalui teknik triangulasi. Sedangkan analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data (data display), dan verifikasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance pembinaan gelandangan dan pengemis di Kota Cirebon belum efektif.

Baca juga:   Unpas Dorong Mahasiswa Introvert Ikut Organisasi, Tetap Jadi Diri Sendiri

Karena seluruh dimensinya, yakni system context, drivers, collaborative dynamics, collaborative actions, outcome of collaborative actions, dan adaptation, belum diimplementasikan secara optimal.

Hal ini disebabkan oleh faktor lingkungan, minimnya partisipasi para pemangku kepentingan, serta sarana, prasarana. Dan anggaran pembinaan yang belum memadai.

“Penelitian saya tentunya mengarah kepada model Environment Collaborative Governance Pembinaan Gelandangan dan Pengemis di Kota Cirebon. Tujuannya yaitu untuk mengurangi gelandangan dan pengemis yang ada di Kota Cirebon, karena gelandangan dan pengemis di Kota Cirebon itu semakin hari semakin banyak. Dan mudah-mudahan dengan adanya penelitian ini bisa mengurangi dampak daripada pengemis dan gelandangan yang ada di Kota Cirebon,” ujar Raden Haryo dalam wawancara usai sidang.

Harapan

Ia pun berharap agar hasil penelitiannya dapat mendukung upaya nyata pemerintah kota dalam pembinaan gelandangan dan pengemis.

Baca juga:   PP INI Teken MoU dengan Kampus MKn Se-Indonesia pada Forum Kerja Sama MKn PTS

“Harapan penelitian adalah yang pertama itu, Kota Cirebon dalam penanganan gelandangan dan pengemis itu semakin berkurang dan kolaborasi antara stakeholder yang ada di Kota Cirebon itu semakin ditingkatkan sehingga adanya pembinaan terhadap gelandangan dan pengemis di Kota Cirebon semakin turun,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan harapan bagi institusi tempatnya menimba ilmu.

“Harapan untuk Pascasarjana Unpas, sukses selalu, semakin meningkat di dalam pelayanan dan tentunya mahasiswa semakin banyak,” tuturnya.

Dalam sidang tersebut, Raden Mahendra Haryo Bharoto dinyatakan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) akhir 3,62 dan yudisium Sangat Memuaskan. Ia juga tercatat sebagai lulusan ke-289 program doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana UnpasPascasarjana Universitas Pasundanpascasarjana unpassidang Promosi Doktorunpas


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswa HI Unpas Rizfa Palsa Raih Juara Dua Kompetisi Nasional

6 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.