BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – PT Len Industri (Persero), induk holding BUMN industri pertahanan DEFEND ID, menggandeng Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan tinggi.
Kolaborasi ini ditujukan untuk mendorong pengembangan riset dan kemandirian teknologi nasional.
Pertemuan berlangsung pada Rabu (28/5/2025) di kantor pusat PT Len Industri, Bandung. Dan dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D.
Didampingi Dirjen Riset Kemendiktisaintek, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng. Mereka disambut langsung oleh Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., bersama jajaran direksi.
Pengembangan Teknologi
Dalam sambutannya, Prof. Joga menekankan bahwa program riset Len sejalan dengan agenda pembangunan nasional. Khususnya dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
“Len memiliki program astacita yang selaras dengan astacita Presiden, salah satunya terkait semikonduktor. Hal ini match dengan program Kemendiktisaintek agar Indonesia lebih kuat dalam bidang semikonduktor. Sehingga talent yang dikelola mendikti, dan kapabilitas Len bisa saling kolaborasi,” ujarnya.
Menteri Brian Yuliarto menegaskan bahwa dunia pendidikan harus berjalan beriringan dengan industri. Agar riset yang dilakukan mampu memberikan dampak langsung terhadap pembangunan sektor strategis.
“Astacita Presiden menjadi dasar kami dalam melaksanakan program kerja. Kami berharap pendidikan tidak terpisah dari industri. Sehingga para peneliti kami akan memberikan dampak kepada industry. Khususnya industri dengan basis teknologi. Kemendikti beserta para peneliti siap mendukung Len. Dan melahirkan karya-karya anak bangsa yang akan memakmurkan Indonesia,” tuturnya.
Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Len Industri dan Kemendiktisaintek.
Penandatangan dilakukan oleh Prof. Joga Dharma Setiawan dan Dr. Mohammad Fauzan Adziman, disaksikan langsung oleh Menteri Brian Yuliarto.
Fokus utama kerja sama ini mencakup pengembangan industri semikonduktor, elektronika, dan penguatan rantai pasok. Sebagai bagian dari strategi kemandirian sektor teknologi nasional.
Melalui MoU ini, PT Len Industri berkomitmen membuka ruang kolaborasi riset lebih luas dengan institusi pendidikan.
Baik Prof. Joga maupun Dr. Fauzan sepakat bahwa sumber daya manusia unggul menjadi kunci utama. Dalam pembangunan teknologi nasional yang berkelanjutan.
Fokus awal akan diarahkan pada penguatan pasar domestik. Yang kemudian ditingkatkan ke tahap scale-up kapasitas produksi agar mampu bersaing di pasar global. (*)






