CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Beras Naik Rp1.000 per Kg, Pedagang dan Warga Cimahi Mengeluh

Uby
16 Juli 2025
Beras Naik

Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kota Cimahi terus merangkak naik dalam sepekan terakhir mencapai Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM – Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kota Cimahi terus merangkak naik dalam sepekan terakhir.

Kenaikan harga mencapai Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram, membuat masyarakat harus mengencangkan ikat pinggang dan mengurangi jumlah pembelian kebutuhan pokok tersebut.

Beras Medium dan Premium Sama-sama Naik

Kenaikan harga ini terpantau merata di berbagai kios pedagang. Saat ini, harga beras jenis medium dipatok sekitar Rp14.000 per kilogram. Sementara jenis premium dijual di angka Rp16.000 per kilogram.

Kenaikan ini membuat para pedagang khawatir dengan menurunnya daya beli masyarakat.

“Sudah satu minggu ini naik. Dulu medium masih Rp13 ribu, sekarang sudah Rp14 ribu. Premium juga dari Rp15 ribu naik jadi Rp16 ribu. Pembeli jadi banyak yang ngeluh,” ujar Agus, seorang pedagang beras di Pasar Tradisional Cimahi, Selasa (15/7/2025).

Baca juga:   Jepang Uji Coba Tes Kanker Berbasis Urin untuk Deteksi Dini

Menurut Agus, salah satu penyebab kenaikan harga adalah menipisnya pasokan dari petani. Ia menyebut, stok dari daerah penghasil beras seperti Subang dan Karawang mulai sulit didapat. Sehingga harga dari distributor ikut melonjak.

Warga Kurangi Pembelian, Pilih Beras Murah

Kenaikan harga ini langsung dirasakan masyarakat, terutama para ibu rumah tangga. Cici, salah satu warga Cimahi, mengaku biasanya membeli beras hingga 10 kilogram untuk keperluan rumah tangga selama dua minggu.

Namun kini, karena harganya melonjak, ia hanya mampu membeli setengahnya.

Baca juga:   Wakil Wali Kota Bandung Sesalkan Demo Sampai Rusak Taman

“Biasanya beli 10 kilo, sekarang cuma bisa lima kilo. Soalnya harga naik terus, belum lagi kebutuhan lain juga ikut naik,” ungkap Cici dengan nada khawatir.

Ia menambahkan, kenaikan harga ini membuat sebagian warga mulai mencari alternatif beras yang lebih murah. Meski dari segi kualitas kurang memuaskan.

“Yang penting bisa masak nasi, asal anak-anak tetap bisa makan,” ujarnya.

Desakan ke Pemerintah untuk Turun Tangan

Masyarakat pun berharap agar pemerintah daerah maupun pusat bisa segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga.

Selain menjaga distribusi dan pasokan dari petani, pemerintah juga diharapkan bisa mengintervensi pasar melalui operasi pasar atau subsidi harga.

Baca juga:   47,1% Warga Jabar Ingin Divaksin COVID-19, 43,8% Ragu-ragu

“Kalau bisa, pemerintah bantu operasi pasar. Harga sekarang enggak masuk akal, bikin emak-emak pusing,” kata Cici.

Kondisi ini diperparah dengan munculnya dugaan beredarnya beras oplosan di pasaran. Yang menambah kekhawatiran masyarakat soal kualitas dan keamanan pangan yang mereka konsumsi.

Stabilisasi Harga Jadi Tuntutan Mendesak

Lonjakan harga beras ini kembali menyoroti pentingnya sistem distribusi pangan yang stabil dan efisien.

Jika dibiarkan berlarut-larut, kenaikan harga ini bisa berdampak pada inflasi kebutuhan pokok dan menambah beban hidup masyarakat. Khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Pemerintah pun diharapkan bertindak cepat, baik dengan menjaga rantai pasok, mendukung petani. Maupun mencegah praktik curang seperti pengoplosan dan penimbunan. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: berasBeras Naikharga berasharga beras naikpasar tradisional cimahi


Related Posts

Beras Indeks Glikemik Rendah
HEADLINE

Alternatif Nasi Putih, Ini Rekomendasi Beras Indeks Glikemik Rendah

16 Januari 2026
Sidak Pasar Cimindi
HEADLINE

Petugas Gabungan Sidak Pasar Cimindi, Temukan Harga Beras Naik

23 Oktober 2025
Harga Beras Bandung
HEADLINE

Satgas Polda Jabar Temukan Harga Beras Melebihi HET di Bandung

22 Oktober 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.