CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Reses DPD RI Aanya Rina Casmayanti di Cirebon: Menjembatani Aspirasi, Menguatkan Kemandirian Daerah

pri
8 Agustus 2025
Kunjungan reses Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) dari Provinsi Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti, ke Kabupaten Cirebon pada Rabu (7/8/2025). (Ist)

Kunjungan reses Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) dari Provinsi Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti, ke Kabupaten Cirebon pada Rabu (7/8/2025). (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Cirebon, www.pasjabar.com – Kunjungan reses Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) dari Provinsi Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti, ke Kabupaten Cirebon pada Rabu (7/8/2025) mengungkap kondisi genting.

Diterima oleh Bupati Cirebon H. Imron dan jajaran pejabat setempat, Aanya mendapati banyak “bom waktu” masalah yang siap meledak di Kabupaten Cirebon, mulai dari krisis anggaran, ketimpangan infrastruktur, hingga dilema dunia pendidikan dan kesehatan.

“Kegiatan ini bagian dari ikhtiar belanja masalah. Saya bertekad mengunjungi seluruh 27 kabupaten/kota agar bisa mencarikan solusi melalui kebijakan pusat dan sinergi lintas sektor,” ujar Aanya.

Krisis Fiskal dan Infrastruktur Menghantui Kabupaten Cirebon

Bupati Cirebon H. Imron mengungkapkan bahwa Kabupaten Cirebon sedang menghadapi krisis anggaran yang serius.

Baca juga:   Merdekakan Guru Honorer Dengan Rekrutmen 1 Juta Formasi PPPK Guru Terselesaikan Tahun 2021

Dengan jumlah penduduk mencapai 2,4 juta jiwa, anggaran infrastruktur daerah hanya sekitar Rp 135 miliar. Situasi ini diperparah oleh belanja pegawai yang mencapai 42% dari APBD, dengan jumlah ASN dan P3K mencapai 19.000 orang.

“Kapasitas fiskal daerah sangat terbatas,” keluh Imron, yang berharap DPD RI bisa membantu  memperjuangkan alokasi dana dari pemerintah pusat.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi jalan, fasilitas pendidikan, dan kesehatan yang memerlukan perbaikan segera. Imron mengundang Aanya untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan.

Dunia Pendidikan dan Kesehatan di Ujung Tanduk

Krisis juga melanda sektor pendidikan di Kabupaten Cirebon. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Roni Yanto, melaporkan kekurangan sekitar 1.700 guru.

Baca juga:   PJ Gubernur Jabar Bicara Tersangka Baru Kasus Bandung Smart City

Situasi ini semakin sulit karena adanya larangan pengangkatan tenaga honorer, sementara guru yang pensiun terus bertambah.

“Kami dalam posisi dilematis,” kata Roni, yang juga mengeluhkan Permendiknas No. 27 Tahun 2025 yang membatasi masa jabatan kepala sekolah.

Masalah serupa terjadi di sektor kesehatan. Sekretaris Dinas Kesehatan melaporkan bahwa dari 60 puskesmas, hanya tujuh yang berdiri di atas lahan milik Pemda.

Hal ini menjadi hambatan besar karena bantuan pusat tidak bisa cair jika puskesmas tidak memiliki sertifikat kepemilikan lahan yang jelas.

Baca juga:   Momen Nataru 2025, Steam Gelar Diskon Gim Hingga 90 Persen

DPD RI Siap Jadi Jembatan Solusi

Menanggapi berbagai masalah tersebut, Aanya Rina Casmayanti menegaskan bahwa DPD RI akan menjadi jembatan antara aspirasi daerah dan kebijakan pusat.

Ia berkomitmen untuk membawa seluruh masukan ini ke forum pembahasan RAPBN 2026.

“Kami di DPD RI akan terus menyuarakan ketimpangan dana transfer ke daerah. Keadilan fiskal harus menjadi agenda prioritas,” tegas Aanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemerintah daerah untuk menyusun dokumen perencanaan yang kuat dan memiliki sistem data yang akurat agar bisa bersaing dalam pengajuan bantuan dari pusat.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Aanya Rina Casmayantibupati cirebonDAK PendidikanDPD RIinfrastrukturKabupaten CirebonKebijakan PusatKekurangan GuruKrisis FiskalKunjungan ResesLayanan KesehatanUniversal Health Coverage


Related Posts

DPRD Kota Bekasi reses
PASJABAR

DPRD Kota Bekasi Selesaikan Masa Reses Pertama di Tahun 2026

2 Maret 2026
Infrastruktur
HEADLINE

Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Pascabencana di Sumatera

3 Desember 2025
Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas menegaskan pentingnya harmonisasi Perda dengan kebijakan nasional untuk memperkuat otonomi daerah. Dalam kunjungan kerja BULD DPD RI di Jawa Barat, berbagai persoalan pembentukan Perda kembali menjadi sorotan. (Ist)
HEADLINE

GKR Hemas Tegaskan Pentingnya Harmonisasi Legislasi untuk Perkuat Kemandirian Daerah

27 November 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.