BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Persib Bandung akan segera melangkah di playoff AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Manila Digger jadi lawannya.
Pertarungan kontra klub asal Filipina itu bakal tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (13/8/2025) malam. Pemenang di laga ini akan melenggang ke fase grup ACL 2, sedangkan yang kalah mentas di AFC Challenge League.
Pertandingan Persib Bandung vs Manila Digger jelas menarik untuk disaksikan. Selain menentukan untuk langkah kedua tim berikutnya, juga ada sisi lain yang tak kalah menarik.
Yang dimaksud adalah nilai pasar kedua tim. Laman Transfermarkt mencatat nilai pasar seluruh pemain kedua tim terlihat jomplang.
Persib dikategorikan tim kaya jika dibandingkan Manila Digger. Nilai pasar seluruh pemain Persib mencapai Rp92,73 miliar.
Nilai pasar ini sebenarnya bisa jauh lebih tinggi. Sebab, ada beberapa pemain Persib yang tak diketahui nilai pasarnya.
Mereka yang tak diketahui nilai pasarnya adalah Zulkifli Lukmansyah, Fitrah Maulana, Rhaka Syafaka, Nazriel Alfaro, dan Uilliam Barros.
Adapun pemain termahal di Persib adalah Marc Klok dan Patricio Patricardi yang nilai pasarnya mencapai Rp6,95 miliar. Di bawah mereka ada Frans Putros (Rp6,06 miliar), serta Saddil Ramdani-Wiliam Marcilio-Beckham Putra yang sama nilai pasarnya Rp5,21 miliar.
Sebaliknya, nilai pasar Manila Digger saat ini hanya Rp22,94 miliar. Nilai ini sebenarnya bisa lebih tinggi jika sembilan pemain mereka diketahui nilai pasarnya.
Jika dibandingkan dengan Persib, nilai pasar tertinggi pemain Manila Digger juga cukup jomplang. Pemain termahal mereka nilai pasarnya hanya Rp3,04 miliar, yaitu sosok gelandang Modou Manneh.
Di bawah Modou Manneh, ada tiga pemain yang nilai pasarnya Rp2,61 miliar. Mereka adalah Saikou Ceesay, Modou Joof, dan Pa Ousman Gai.
Kini, dua tim yang nilai pasar seluruh pemainnya berbeda jauh ini akan bertarung. Siapa yang akan menang? Persib yang mahal atau Manilla Digger yang lebih terjangkau? Menarik untuk ditunggu! (ars)







