CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tak Biasa! Warga Cicaheum Bandung Pasang Bendera 150 Meter Menyambut 17 Agustus

Uby
17 Agustus 2025
Warga Gang Suka Negla, Bandung, bentangkan bendera Merah Putih 150 meter di atas gang sempit untuk semarakkan HUT RI ke-80. (Uby/pasjabar)

Warga Gang Suka Negla, Bandung, bentangkan bendera Merah Putih 150 meter di atas gang sempit untuk semarakkan HUT RI ke-80. (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, www.pasjabar.com — Suasana kemerdekaan terasa pekat di Gang Suka Negla, Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung. Warga kompak mengibarkan bendera Merah Putih sepanjang 150 meter yang membentang di atas gang sempit sebagai bentuk perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Pemasangan dimulai dari pertigaan Gang Suka Negla dan Gang Sukaresmi, dengan lebar sekitar satu meter, menjadikan lorong pemukiman ini bak lorong merah putih yang memayungi langkah warga.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi lintas usia—dari karang taruna, ibu-ibu, hingga para sesepuh lingkungan—yang sejak awal Agustus sudah bergotong royong menyiapkan bahan, mengukur, dan memasang bentangan bendera.

Gotong Royong & Harapan Panjang Umur Indonesia

Ketua Karang Taruna, Vika, menuturkan pemasangan bendera panjang tak hanya untuk menambah kemeriahan, tetapi juga sebagai ungkapan harapan agar Indonesia panjang umur.

Baca juga:   PASTV : Pesta Kembang Api Dipergantian Tahun di Bandung

“Dengan dukungan warga, bendera panjang ini bisa terbentang meski di gang sempit. Pemuda di sini kreatif, muncullah ide yang tidak biasa dilakukan di tempat lain,” ujarnya.

Pemasangan dilakukan bertahap: penandaan titik ikat, pengukuran ketinggian, pemasangan tali-temali, lalu pengetesan kelenturan agar bendera tetap rapi saat tertiup angin.

Setiap malam, warga melakukan pengecekan untuk memastikan jahitan dan simpul tetap kuat.

Tantangan Cuaca & Perawatan Harian

Tantangan utama datang dari cuaca. Hujan membuat kain menyerap air sehingga bertambah berat dan mudah turun, memaksa warga melakukan penyesuaian ketinggian dan pengencangan tali.

Baca juga:   Nick Kuipers Tak Ciut Hadapi Ganasnya Lini Depan PSM

Beberapa relawan siaga dengan tangga lipat, sarung tangan, dan perlengkapan keselamatan untuk melakukan perbaikan cepat ketika ada bagian yang kendur.

Penempatan bentangan dijaga sekitar dua meter dari permukaan tanah agar aman dilintasi kendaraan roda dua dan aktivitas warga.

Selain itu, warga menambahkan reflektor kecil di beberapa titik agar bentangan tetap terlihat jelas pada malam hari, sekaligus memberi unsur estetika ketika terkena lampu-lampu gang.

Simbol Kebanggaan & Daya Tarik Komunitas

Ketua RW 01 Sukane(g)la, Handiana, menyebut bendera 150 meter ini kini jadi pusat perhatian.

Baca juga:   Ada Kesalahan, Pemkot Bandung Akui Dana Rawan Pendidikan Tak Cair 162M

Banyak pejalan kaki berhenti sebentar untuk berfoto, sementara anak-anak berlarian di bawah naungan merah putih. “Ini simbol kebanggaan dan bukti semangat gotong royong.

Meski hanya gang kecil, kami ingin menunjukkan cinta tanah air dengan cara yang berbeda,” katanya.

Tahun ini menjadi kali kedua tradisi bentangan bendera digelar. Agenda lingkungan turut diramaikan dengan lomba khas 17-an, pentas musik akustik, dan bazar kecil UMKM warga.

Selain memperkuat rasa persatuan, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi mikro setempat.

Harapannya, lorong merah putih Suka Negla bisa menjadi inspirasi kawasan lain di Bandung untuk merayakan kemerdekaan dengan cara kreatif yang ramah, aman, dan inklusif.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: bandungbendera 150 meterbendera merah putih raksasaGang Suka Neglagotong royong wargaHUT RI 80karang taruna Bandungkemerdekaan Indonesia 2025perayaan kemerdekaantradisi unik HUT RI


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Mahasiswa Tuli Unpad
HEADLINE

Nyaris Menyerah, Mahasiswa Tuli Ini Buktikan Bisa Wisuda dan Jadi Inspirasi di Unpad

6 Mei 2026
Sidang Doktor Wide Putra
HEADLINE

Wide Putra Ananda Raih Gelar Doktor dengan Cum Laude, Tawarkan Konstruksi Hukum Olahraga untuk Perlindungan Profesi Atlet

28 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.