WWW.PASJABAR.COM – Bibir merupakan salah satu area kulit yang paling sensitif dan rentan terhadap berbagai masalah, mulai dari pigmentasi, kekeringan, hingga pecah-pecah.
Menurut dokter kulit Dr. Rinky Kapoor, hal ini terjadi karena bibir tidak memiliki kelenjar minyak sehingga mudah mengalami iritasi.
“Bibir adalah salah satu area kulit yang paling sensitif dan seringkali rentan terhadap pigmentasi, kekeringan dan pecah-pecah karena kurangnya kelenjar minyak,” ujar Rinky Kapoor dikutip dari Hindustan Times, Selasa (19/8/2025).
Ia menjelaskan, beberapa faktor umum yang dapat memicu permasalahan bibir. Di antaranya paparan sinar matahari, kebiasaan merokok, reaksi alergi, dehidrasi, serta kebiasaan menjilati bibir.
Faktor-faktor ini dapat menyebabkan warna bibir menggelap dan tidak merata.
Untuk menjaga kesehatan bibir, Kapoor memberikan sejumlah kiat yang bisa dilakukan. Salah satunya eksfoliasi alami seminggu sekali dengan campuran gula dan madu untuk mengangkat sel kulit mati.
Setelah itu, penggunaan pelembap bibir dengan kandungan shea butter, minyak kelapa, atau vitamin E sangat disarankan untuk menjaga kelembapan.
Selain itu, penggunaan produk perawatan dengan kandungan SPF juga penting untuk melindungi bibir dari sinar matahari. Alternatif alami seperti jus bit dan gel lidah buaya juga bisa digunakan untuk membantu mencerahkan warna bibir.
Sementara untuk bibir pecah-pecah, Kapoor menyarankan agar menghindari kosmetik dengan bahan keras. Jika kondisi berlanjut, perawatan dermatologis seperti pengelupasan kimia ringan atau terapi laser bisa menjadi pilihan.
“Karena penggunaan lipstik yang tidak tepat, dapat berdampak serius pada estetika bibir,” jelasnya.
Untuk jangka panjang, Kapoor menekankan pentingnya hidrasi dengan minum 8–10 gelas air setiap hari, menghindari bahan kimia keras, serta rutin menggunakan masker bibir seminggu sekali.
Ia juga menyarankan konsumsi makanan kaya vitamin seperti buah, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Demi kesehatan bibir yang alami dan terjaga. (han)







