www.pasjabar.com — Manchester United akhirnya membuat keputusan besar terkait masa depan Andre Onana. Kiper asal Kamerun itu resmi dilepas pada bursa transfer musim panas 2025 dan akan melanjutkan kariernya bersama Trabzonspor. Keputusan ini sekaligus menandai akhir dari periode yang penuh kontroversi selama dua musim terakhir di Old Trafford. Selain itu Ruben Amorim yang sudah kecewa berat dengan Onana juga menjadi pemicu utamanya.
Perpisahan yang Sudah Lama Direncanakan
Kepindahan Onana ke Turki sejatinya bukan keputusan mendadak. Manajer anyar MU, Ruben Amorim, sudah lama merasa ragu dengan performa sang kiper, hingga kecewa berat.
Sejak kedatangannya dari Inter Milan pada 2023, Onana belum pernah benar-benar memberikan rasa aman di bawah mistar gawang.
Performa inkonsisten, blunder fatal, dan kegagalan menjaga konsistensi membuat kepercayaan Amorim semakin luntur.
Cedera hamstring di hari pertama pramusim 2025 menjadi titik awal rasa frustrasi sang manajer. Onana tidak bisa dimainkan di laga-laga uji coba penting dan akhirnya lebih sering duduk di bangku cadangan.
Blunder Lawan Grimsby Jadi Puncak Kekecewaan
Puncak kesabaran Amorim pecah saat Onana membuat kesalahan fatal di pertandingan melawan Grimsby Town di Carabao Cup.
Momen tersebut mempertegas bahwa Onana tidak lagi bisa diandalkan. Keputusan meminjamkannya ke Trabzonspor diyakini sebagai cara MU untuk memberi ketenangan di lini belakang.
Laurie Whitwell dari The Athletic bahkan menyebut bahwa meskipun statusnya hanya pinjaman, peluang Onana untuk kembali ke Manchester United sangat kecil. Praktis, kariernya di Old Trafford bisa dianggap selesai.
Kesempatan untuk Senne Lammens
Kepergian Onana membuka jalan bagi Senne Lammens, kiper muda asal Belgia yang baru direkrut dari Royal Antwerp, untuk tampil. Lammens berusia 23 tahun dan digadang-gadang menjadi investasi jangka panjang MU di bawah mistar.
Laga derby Manchester yang akan digelar akhir pekan nanti bisa menjadi debut pertamanya. Meski berisiko, Amorim mungkin memberikan kesempatan karena Altay Bayindir juga belum sepenuhnya meyakinkan.
Tantangan Besar Jelang Derby Manchester
Situasi ini membuat derby Manchester pertama musim 2025/2026 semakin menarik. Amorim dihadapkan pada pilihan sulit: mempercayai kiper muda yang belum teruji di laga besar, atau tetap mengandalkan Bayindir yang performanya naik-turun.
Apapun pilihannya, lini belakang MU akan mendapat sorotan penuh. Fans berharap keputusan melepas Onana bisa menjadi awal dari perbaikan di sektor pertahanan. Namun, jika hasilnya buruk, tekanan terhadap Amorim bisa semakin besar.







