CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Waspadai Enam Kebiasaan Umum Ini, Bisa Rusak Tulang Belakang

Hanna Hanifah
16 Oktober 2025
Tulang Belakang

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM — Ahli bedah saraf otak dan tulang belakang di Rumah Sakit Max Super Spesialis, Vaishali, India, Dr. Gaurav Batra, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai sejumlah kebiasaan sehari-hari yang dapat merusak tulang belakang tanpa disadari.

Dalam wawancaranya dari Hindustan Times, Rabu (15/10/2025), dilansir dari Antara, Batra menyebut ada enam kebiasaan umum yang sering dilakukan banyak orang dan berpotensi mengganggu kestabilan tulang belakang.

“Sakit punggung juga akan terakumulasi secara perlahan dan akan semakin parah. Sebagian besar stres yang diperoleh dari postur tubuh, ergonomi, dan kebiasaan dapat dihindari dengan lebih waspada,” kata Dr. Batra.

Ia menekankan, penyesuaian kecil dalam cara duduk, bergerak, dan tidur dapat memberikan perbedaan besar untuk menjaga tulang belakang tetap sehat dan bebas nyeri.

Duduk Terlalu Lama

Kebiasaan duduk dalam waktu lama, terutama dengan punggung melengkung dan leher membungkuk, memberikan tekanan berlebih pada punggung bagian bawah.

Baca juga:   Pemkot Bandung Targetkan Kolong Pasupati Jadi Ikon Ruang Publik Baru

“Ketegangan yang konstan dapat menghambat nutrisi pada diskus tulang belakang dan mempercepat keausan,” jelas Batra.

Akibatnya, seseorang bisa mengalami kekakuan punggung, kelelahan, hingga prolaps diskus (penonjolan bantalan tulang belakang).

Ia menyarankan untuk menggunakan penyangga punggung bagian bawah, menempatkan layar sejajar dengan mata, serta berdiri atau berjalan setiap satu jam untuk mengendurkan otot.

Penggunaan Ponsel Berlebihan

Kebiasaan menunduk saat menggunakan ponsel untuk waktu lama bisa melipatgandakan beban pada tulang leher hingga ratusan kali lipat. Kondisi ini dikenal dengan istilah tech neck.

“Tekanan tersebut dapat menyebabkan nyeri leher, bahu kaku, dan spondilosis servikal prematur,” ujarnya.

Untuk menghindarinya, Batra menyarankan memegang ponsel sejajar dengan mata menggunakan dua tangan, dan melakukan peregangan ringan pada leher secara berkala.

Gaya Hidup yang Kurang Gerak

Kurangnya aktivitas fisik juga menjadi penyebab utama melemahnya otot penstabil tulang belakang, seperti otot ekstensor dan otot inti punggung.

Baca juga:   FOTO : PasMancing Ajang Silaturahmi Redaksi Pasjabar, Pastv

Akibatnya, beban mekanis yang seharusnya ditopang oleh otot menjadi bertumpu pada ligamen dan cakram, yang dapat menyebabkan nyeri punggung bawah kronis dan postur tubuh memburuk.

Dr. Batra merekomendasikan peregangan, latihan penguatan otot, serta berjalan cepat secara teratur untuk menjaga daya tahan tulang belakang.

Mengangkat Benda dengan Cara yang Salah

Membungkukkan pinggang saat mengangkat benda berat dapat memberikan tekanan ekstrem pada punggung bawah. Hal ini berisiko menimbulkan cedera cakram atau kejang otot mendadak.

“Selalu tekuk lutut dan pinggul, jaga agar benda tetap dekat dengan tubuh, dan jangan memutar badan saat mengangkat,” ujar Batra mengingatkan.

Menggunakan Kasur yang Rusak

Kasur yang terlalu empuk atau kendur bisa mengganggu kesejajaran alami tulang belakang dan membuat otot punggung meregang berlebihan saat tidur.

Baca juga:   Begini Cara Pengurusan Hewan Kurban Saat Pandemi

Untuk menjaga kesehatan tulang, disarankan menggunakan kasur berjenis medium-firm yang mampu menopang tubuh secara seimbang.

Tidur Tengkurap

Tidur dengan posisi tengkurap juga tidak disarankan karena dapat menarik leher dan punggung bawah secara berlebihan, sehingga menimbulkan nyeri.

Batra menyarankan tidur miring dengan bantal di antara lutut, guna menjaga kesejajaran alami tulang belakang saat beristirahat.

Lebih lanjut, Dr. Batra menegaskan bahwa tulang ini merupakan fondasi utama tubuh manusia. Bagian ini bertanggung jawab atas sebagian besar gerakan dan menopang seluruh struktur tubuh.

“Menjaga kesehatan tulang belakang sangat penting, karena merupakan arsitektur tubuh yang menentukan bagaimana kita bergerak dan beraktivitas setiap hari,” tuturnya.

Menurutnya, kesadaran terhadap postur tubuh dan kebiasaan harian adalah langkah pertama untuk mencegah gangguan tulang ini yang bisa berkembang menjadi masalah serius di kemudian hari. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Rusak Tulang BelakangTulang Belakang


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.