CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Jelang Lebaran, Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Panjunan Melonjak

Uby
20 Maret 2026
harga cabai pasar

Harga cabai rawit merah di Pasar Panjunan melonjak tajam hingga menembus Rp100 ribu per kilogram pada Jumat (20/3/2026) pagi. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Harga cabai rawit merah di Pasar Panjunan melonjak tajam hingga menembus Rp100 ribu per kilogram pada Jumat (20/3/2026) pagi. Kenaikan ini terjadi satu hari menjelang Hari Raya Idulfitri dan mencapai dua kali lipat dari harga sebelumnya.

Lonjakan harga dipicu oleh terganggunya pasokan dari distributor di Pasar Induk Caringin. Sejumlah pemasok diketahui telah lebih dulu mudik ke kampung halaman, sehingga distribusi bahan pangan ke pasar tradisional mengalami kekosongan.

Baca juga:   Pulang TC dari Thailand, Langsung Lawan Klub Australia!

Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat yang berbelanja kebutuhan dapur menjelang Lebaran. Ratusan warga tampak memadati Pasar Panjunan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan, meskipun harus menghadapi kenaikan harga yang signifikan.

Pasokan Terganggu, Daya Beli Masyarakat Menurun

Selain cabai rawit merah, kenaikan harga di Pasar Panjunan ini juga terjadi pada komoditas lain. Cabai rawit hijau naik dari Rp40 ribu menjadi Rp70 ribu per kilogram.

Baca juga:   Harga Cabai di Kota Bandung Akhirnya Turun Juga

Bawang merah turut mengalami kenaikan dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu, sementara bawang putih naik dari Rp36 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang, Yudhi, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh pasokan yang tersendat.

“Pasokan dari pasar induk kosong karena banyak pemasok yang sudah mudik, jadi harga naik drastis,” ujarnya.

Dampak dari kenaikan harga ini langsung dirasakan oleh masyarakat. Daya beli menurun karena harga yang tinggi membuat pembeli mengurangi jumlah belanja. Jika sebelumnya membeli satu kilogram, kini banyak yang hanya membeli setengah kilogram.

Baca juga:   Siswa Belajar di Rumah harus Tetap Diawasi Orang Tua

Para pedagang berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pokok di pasaran, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Idulfitri.

Dengan demikian, kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi tanpa harus terbebani lonjakan harga yang terlalu tinggi. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: cabai rawit merahharga cabaiharga cabai pasarharga cabai rawitlebaran 2026pasar panjunan


Related Posts

harga pangan
HEADLINE

Harga Pangan Nasional Berfluktuasi, Cabai Rawit Merah Masih Tertinggi

6 Mei 2026
harga pangan
HEADLINE

Harga Pangan Nasional Relatif Stabil, Cabai Rawit Merah Masih Tinggi

2 Mei 2026
harga pangan
HEADLINE

PIHPS Ungkap Kenaikan Harga Pangan, Cabai dan Telur Tertinggi

28 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.