CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASKESEHATAN

Dampak Body Shaming terhadap Kesehatan Mental

Nurrani Rusmana
30 Oktober 2023
Dampak Body Shaming terhadap Kesehatan Mental

Ilustrasi body shaming. (Foto: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Perlakuan body shaming bisa terjadi di mana saja, baik di media sosial, lingkungan kantor, maupun keluarga terdekat. Ironisnya, tindakan mencela bentuk tubuh orang lain telah dianggap normal karena alasan sekadar bercanda. Dampak dari body shaming tak main-main.

Bisa dibilang, perilaku body shaming termasuk bullying. Perilaku ini terkadang tidak disadari oleh pelakunya. Padahal, jika dilakukan terus-menerus, korbannya bisa mengalami krisis kepercayaan diri hingga depresi.

Berikut ini adalah beberapa jenis body shaming yang dilansir dari ALODOKTER pada Senin (30/10/2023).

1. Bentuk badan

Beberapa orang merasa insecure atau malu dengan berat badannya, misalnya karena tubuhnya terlalu gemuk atau kurus. Nah, berkomentar tentang bentuk tubuh seseorang, terutama di depan umum, artinya sama dengan mempermalukan orang tersebut.

Perilaku body shaming ini mungkin dilakukan secara tidak sengaja atau bahkan tidak disadari karena biasanya sekadar basa-basi dalam percakapan sehari-hari atau saat berusaha untuk terlihat lucu di depan orang banyak.

Baca juga:   Hampir 50 Persen Pelajar di Bandung Alami Gangguan Mental

2. Tinggi badan

Selain bentuk tubuh dan berat badan, tinggi badan juga bisa menjadi sasaran orang lain untuk melakukan body shaming, yaitu bila tinggi badan dianggap tidak ideal atau tidak sesuai dengan usia.

3. Kulit

Mencela warna atau kondisi kulit seseorang juga termasuk body shaming. Beberapa contoh perkataan yang bisa mengarah ke body shaming adalah ‘Kamu jerawatan banget, malas cuci muka ya?’ atau ‘kulitmu gelap banget sih, kalau malam pasti enggak kelihatan.’

Mengatakan hal-hal tersebut, walaupun dengan nada bercanda, bisa menyakiti hati seseorang dan membuatnya jadi tidak percaya diri, lho. Sebagian orang mungkin jadi malu dan merasa rendah diri karena menggangap diri tidak cantik.

4. Rambut

Gambaran rambut yang dianggap indah oleh banyak orang adalah rambut yang lurus, halus, berwarna hitam, dan berkilau. Sementara itu, rambut yang ikal, keriting, mengembang, atau terlihat kusut, terkadang dipandang kurang menarik.

Baca juga:   Yuk Perbaiki Kesehatan Mental Anda Segera, Dengan Cara Ini!

Alhasil, orang yang memiliki rambut yang tidak sesuai dengan standar kecantikan tersebut sering menjadi sasaran body shaming. Body shaming juga kerap dialami oleh orang yang mengalami kebotakan dini atau rambut rontok.

5. Wajah

Menghina bagian wajah, seperti bentuk hidung, bibir, dan mata, juga merupakan bentuk body shaming. Padahal, setiap orang dilahirkan dengan keunikannya tersendiri.

Bagi sebagian orang, berkomentar tentang tubuh orang lain mungkin lucu dan jadi bahan obrolan yang seru. Padahal, body shaming bisa sangat menyinggung perasaan, merendahkan, dan menurunkan rasa percaya diri orang yang dikomentari.

Dampak Body Shaming

Dampak body shaming bisa menyebabkan korban membenci dirinya sendiri. Bila telah berada di tahap ini, berbagai gangguan kesehatan mental pun bisa berkembang, seperti:

  • Gangguan makan, terutama jika sering mendapatkan komentar negatif tentang bentuk tubuh
  • Depresi dan gangguan kecemasan
  • Gangguan dismorfik tubuh
Baca juga:   Gebyar Kemerdekaan RI ke-79, Tiga Organisasi Gelar Cek Kesehatan Murah untuk Masyarakat

Bahkan, beberapa korban body shaming mungkin tidak segan untuk menyakiti dirinya sendiri. Saat menerima perlakuan body shaming, inilah beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Beri tahu orang yang melakukan body shaming bahwa membicarakan tubuh orang lain adalah hal yang tidak baik.
  • Jelaskanlah bahwa setiap orang memiliki bentuk tubuh yang beragam, mulai dari ujung rambut hingga kaki. Bagaimanapun bentuknya, setiap orang pantas untuk dihargai dan dicintai.
  • Beri tahu bahwa topik pembicaraan tentang tubuh tidak selalu menyenangkan bagi semua orang.
  • Alihkan topik pembicaraan ke hal lain.
  • Tanamkan pikiran bahwa daripada berkomentar buruk terhadap tubuh orang lain yang membuatnya tersinggung, lebih baik memuji kelebihan dari dirinya agar ia merasa senang.

Salah satu alasan pelaku body shaming adalah sebagai cara membuka percakapan atau basa-basi. Namun, ingatlah mengawali pembicaraan dengan mengomentari perubahan bentuk tubuh bukanlah sesuatu yang baik. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: body shamingkesehatan mental


Related Posts

kesehatan mental Ramadhan
HEADLINE

REHAT : Kesehatan Mental di Bulan Ramadan Latih Pengendalian Diri

9 Maret 2026
Pelajar Kota Bandung
Uncategorized

Hampir 50 Persen Pelajar di Bandung Alami Gangguan Mental

8 Februari 2026
kesehatan mental pelajar
HEADLINE

Bandung Libatkan Psikolog Tangani Kesehatan Mental Pelajar di Sekolah

7 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.