CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Sosialisasi KIP dan Pengaduan Media Sosial di Bandung: Upaya Tingkatkan Pelayanan Publik

Hanna Hanifah
24 Juli 2024
pelayanan publik

Di era keterbukaan informasi, pelayanan publik harus semakin transparan. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengelola informasi publik dengan baik. (foto: Pemkot Bandung https://www.bandung.go.id/news/read/9805/keterbukaan-publik-dorong-kepercayaan-terhadap-pemerintah)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Di era keterbukaan informasi, pelayanan publik harus semakin terbuka dan transparan. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengelola informasi publik dengan baik.

“Ini penting agar pemerintah dapat lebih percaya diri dalam menghadapi publik dan menjalankan prosedur yang berlaku dengan baik,” jelas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, saat Sosialisasi Penerapan KIP dan Pengaduan Masyarakat pada Media Sosial yang digelar Diskominfo Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Selasa (23/7/2024) kemarin, dikutip dari situs resmi Pemkot Bandung.

Yayan menekankan bahwa pemahaman yang jelas dan bersih dapat membantu pemerintah mengelola informasi publik dengan baik, karena informasi publik merupakan bagian integral dari pelayanan publik.

Baca juga:   Kata Oded Soal Penerapan PeduliLindungi di Pasar Tradisional

Komisioner Komisi Informasi Jawa Barat, Yudaningsih, menambahkan bahwa prinsip transparansi dan akses informasi publik harus diterapkan secara efektif di dunia maya.

Lembaga publik perlu aktif menyediakan informasi yang relevan dan penting melalui akun resmi di media sosial, serta memastikan informasi yang dibagikan bersifat terbuka, jelas, dan responsif terhadap permintaan masyarakat.

“Dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, kita dituntut untuk beradaptasi dengan teknologi digital,” kata Yudaningsih.

Menurutnya, proses pengaduan melalui media sosial harus mudah diakses dan transparan. Pengaduan adalah bentuk kesadaran masyarakat dan bukti layanan pemerintah kepada mereka.

Baca juga:   Arteria Dahlan Minta Copot Kajati Gunakan Bahasa Sunda, Ini Kata Plt Wali Kota Bandung

Kendala seperti kesulitan akses dan biaya harus diatasi. Dalam era digital, sarana pengaduan harus mempermudah masyarakat, bukan sebaliknya.

Kepala perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Barat, Dan Satriana, mengungkapkan bahwa penanganan pengaduan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan sangat penting.

“Pengaduan bisa mencari akar masalah dan memperbaiki pelaksanaan pelayanan. Besarnya pengaduan tidak berkorelasi dengan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Dan, koordinasi antar perangkat daerah sangat penting. Selain aplikasi seperti SP4N LAPOR, layanan konvensional juga tetap dibutuhkan untuk masyarakat yang belum familiar dengan teknologi terbaru.

“Pengelolaan pengaduan yang baik akan meningkatkan kepercayaan publik dan membantu menemukan akar masalah untuk memperbaiki pelayanan,” jelas Dan.

Baca juga:   Bekas Gedung Matahari Banceuy akan Jadi Mall Pelayanan Publik

Dalam keterbukaan informasi publik, perlindungan privasi dan keamanan tetap harus diperhatikan. Informasi yang disebarkan harus sesuai dengan regulasi dan melalui uji konsekuensi.

“Badan publik harus melindungi privasi pejabat publik. Dampak negatif dari keterbukaan informasi publik adalah ancaman keamanan dan penyalahgunaan informasi. Oleh karena itu, kewaspadaan sangat penting,” tambah Dan.

Dengan memanfaatkan teknologi digital secara tepat, keterbukaan informasi publik dapat ditingkatkan, memungkinkan terwujudnya pemerintah yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Akhirnya, kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara signifikan,” pungkasnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: pelayanan publiksosialisasi KIPsosialisasi KIP dan pengaduan medsos


Related Posts

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung
HEADLINE

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

5 Mei 2026
jabatan dan kewenangan
HEADLINE

Jabatan, Kewenangan, dan Batas Kewenangan

24 April 2026
layanan Puskesmas 24 Jam Bandung Utama.
PASBANDUNG

Melahirkan Tengah Malam? Puskesmas 24 Jam Kini Hadir di Bandung

15 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.