CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Rektor Unisba Ingin 992 Lulusan Jadi Ilmuan Ulama

Yatti Chahyati
23 Februari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, PASJABAR.COM – Rektor Unisba, Prof Dr H Edi Setiadi, SH., MH mengatakan jika ia ingin 992 lulusan yang diciptakan Universitas Islam Bandung (Unisba) menjadi ilmuan Ulama dan Ulama Ilmuan.

Hal tersebut diungkapkan Rektor Unisba dalam sidang senat terbuka, prosesi pelantikan wisuda gelombang satu, tahun akademik 2018/2019 di Aula Unisba, Jalan Tamansari, Bandung, Sabtu (23/2/2019).

“Dalam pencapaian misi melahirkan mutu lulusan yang berkualitas, mahasiswa telah kami bekali dengan tiga nilai karakteristik yang menjadi ciri khas dari Unisba, yaitu 3M Mujahid (pejuang), Mujtahid (pemikir), dan Mujaddid (pembaharu). Maka kami tekankan, agar para lulusan dapat menghayati arti dari karakteristik Mujtahid, salah satunya dengan menjadi ilmuwan yang ulama dan ulama yang ilmuwan,” ujar Edi usai kegiatan pelantikan wisuda, Sabtu (23/2/2019).

Baca juga:   Kurangi Dampak Inflasi Pemkab Bandung Beri Subsidi BBM Pada Sopir Angkot

Rektor Unisba, Prof Dr H Edi Setiadi, SH., MH mengatakan, dalam prosesi kali ini, pihaknya mengukuhkan gelar wisudawan/wisudawati kepada 992 orang, yang terdiri dari 889 orang lulusan program studi sarjana (S1), 86 orang lulusan prodi magister (S2), 8 orang program profesi dokter, dan program doktor sebanyak 9 orang.

Edi berharap jika lulusan Unisba dapat mengaplikasikan dan mengamalkan kompetensi ilmunya di bidang dunia kerja maupun dunia usaha.

Bukan hanya itu, Rektor Unisba juga meminta jika lulusan Unisba memiliki karakterisktik sebagai mujtahid, yaitu sosok yang mampu melahirkan beragam inovasi dalam menciptakan temuan-temuan baru, yang dapat bermanfaat bagi masyarakat secara luas.

Baca juga:   LPPM Unisba Luncurkan Program Sekolah Desa

Menurutnya dengan memahami dan menghayati dari arti tersebut, maka para lulusan tidak akan tertinggal maupun tergerus oleh kemajuan jaman. Terlebih saat ini hadirnya era revolusi 4.0 menjadi sebuah keniscayaan yang harus dihadapi oleh semua pihak, untuk mampu menguasai kompetensi di berbagai bidang yang berkaitan dengan teknologi, informasi, dan komunikasi.

“Revolusi 4.0 menjadi era disrupsi teknologi, dunia industri akan mulai meminimalisir penggunaan sumber daya manusia untuk mengerjakan berbagai bidang pekerjaan dengan menerapkan dukungan internet dan sistem robotisasi. Sehingga peluang-peluang pekerjaan yang sebelumnya ada akan hilang, sebab tergantikan oleh teknologi,” ucapnya.

Maka untuk menghadapi tantangan tersebut, lulusan Unisba bukan hanya dituntut untuk memiliki penguasaan ilmu pengetahuan yang tinggi, tapi juga mampu menerapkan keluhuran akhlak dan nilai spiritual, dalam upaya memberikan kemaslahatan ummat.

Baca juga:   Warga Coblong Bandung Antri Panjang Demi Beras Murah

Dalam prosesi pelantikan wisuda kali ini, lulusan yang berhasil mencapai prestasi terbaik berdasarkan capaian nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) terbaik, disematkan kepada, Santi Husni Yatie dari prodi Matematika pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dengan nilai IPK 3,98.

Sementara gelar lulusan tercepat, diraih oleh Aisyah Indah Lestari dari prodi Matematika Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dengan rentang waktu 3 Tahun 4 Bulan, dan 21 Hari. Sedangkan gelar lulusan termuda diberikan kepada Nadya Silva dari Fakultas Kedokteran, yang berhasil lulus di usia 18 Tahun, 11 Bulan dan 6 hari. (tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: ilmuan unisbarektor Unisbaulama ilmuanunisbauniversitas islam bandungwisuda unisba


Related Posts

unpad
HEADLINE

Unpad dan Tiga Kampus Luncurkan Kolaborasi Prodi Spesialis dan Subspesialis

19 Februari 2026
Tim pemantau hilal di Jawa Barat melaporkan hilal tidak terlihat pada Selasa (17/2/2026). (Job/pasjabar)
HEADLINE

Laporan Observatorium Al-Biruni: Hilal Tidak Terlihat di Jawa Barat Sehingga Menjadi Bahan Pertimbangan Penting dalam Sidang Isbat Nasional

17 Februari 2026
FGD RUU Sisdiknas
HEADLINE

Paguyuban Profesor Jawa Barat Desak DPR RI Perbaiki RUU Sisdiknas

10 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.