CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

1.402 Mahasiswa Unisba Ikuti Pesantren Secara Online

admin
25 Juni 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan kegiatan Pesantren Calon Sarjana & Bimbingan Karir secara online.

Kegiatan pesantren memang menjadi agenda rutin yang wajib diikuti seluruh mahasiswa Unisba sebelum menyelesaikan masa studinya. Sebanyak 1.402 mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Pesantren Calon Sarjana Gelombang 3 Tahun Akademik 2019/2020 ini terbagi ke dalam tiga sesi dan berlangsung dari tanggal 22 Juni sampai 1 Juli 2020.

“Alhamdulillah walaupun dalam suasana COVID-19, kita masih bisa melaksanakan Pesantren Calon Sarjana dengan jumlah  peserta yang sangat banyak. Saya menyambut gembira pelaksanaan pesantren ini karena inilah typical seorang mujahid bahwa dakwah itu tidak harus terhalang oleh kendala,” kata Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, SH., MH, saat memberikan sambutan dalam pembukaan Pesantren Calon Sarjana, beberap waktu lalu. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan pesantren di tengah pandemi COVID-19 saat ini menunjukan bahwa Unisba masih menjadi kampus pejuang.

Rektor mengatakan, kegiatan Pesantren Calon Sarjana merupakan pemantapan atau sentuhan akhir Unisba dalam melahirkan lulusan yang berkarakter 3M (Mujahid, Mujtahid, Mujaddid). Mahasiswa Unisba dipandang perlu mengikuti pesantren untuk menanamkan ruhul islam dan menyiapkan kamampuan-kemampuan asasi dalam kehidupan beragama. Meskipun diselenggarakan secara online, beliau berharap para peserta dapat mengikuti segala materi yang diberikan secara optimal.

Baca juga:   PKM Unpas Bantu Sukseskan Kampung Inspirasi Lewat Aplikasi Pengelola Sampah

“Saya harap saudara bisa mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, bukan hanya menjadikannya sebagai syarat untuk lulus. Mungkin pesantren kali ini terasa berbeda karena diselenggarakan secara online tapi Insya Allah jika kita niatnya ingin mencari ilmu, tujuannya akan tercapai,”ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor berpesan lulusan Unisba harus mampu memberikan sentuhan-sentuhan positif dimanapun mereka akan berkhidmat. Menurutnya spirit 3 M harus selalu melekat dengan profesi apapun yang mereka jalani. Sebagai lulusan perguruan tinggi berlabel islam, kata Rektor, almuni Unisba harus tampil dan menunjukan bahwa mereka mampu menjadi Khaira Ummah (Umat terbaik). Dalam konsep Unisba, umat terbaik dapat diterjemahkan sebagai pribadi yang memiliki kompetensi tinggi dan berakhlakul kharimah.

“Jadi typical lulusan Unisba paling tidak harus memiliki minimal dua syarat, yaitu kompeten di bidang ilmu yang saudara tekuni dan berakhlakul kharimah. Jika mampu mengamalkan dua hal tersebut, Insya Allah saudara bisa membuktikan lulusan Unisba merupakan seorang pejuang, pekerja keras, peneliti, pemikir, dan inovator. Dengan demikian secara tidak langsung saudara sudah membesarkan Unisba,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Studi Islam dan Pengembangan Kepribadian (LSIPK) Unisba, Dr. H. M. Wildan Yahya, Drs., M.Pd., mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan Pesantren Calon Sarjana dan Bimbingan Karir, para peserta wajib melaporkan kehadirannya dalam setiap kegiatan melalui platform yang dimiliki Unisba yakni epesantren.unisba.ac.id. Selain digunakan untuk mengisi daftar hadir, portal tersebut juga dimanfaatkan mahasiswa untuk mengunduh materi dan mengirimkan resume kegiatan pesantren.

Baca juga:   Mahasiswa Pascasarjana Unpas Endah Marlovia, Lakukan Penelitian Strategic Benchmarking UMKM Hingga Korsel

Wildan mengatakan, untuk kelas besar yang melibatkan seluruh peserta, LSIPK memanfaatkan aplikasi zoom yang dapat menampung hingga 500 partisipan. Sementara untuk kelas kecil, para peserta dibagi ke dalam 13 kelompok yang masing-masing dipandu oleh fasilitator sebagai host menggunakan room meeting terpisah.

“Dalam setiap kegiatan, kita mempercayakan fasilitator untuk mengabsen dan memantau kehadiran peserta. Jadi jika ada peserta yang tidak hadir atau tertidur saat materi berlangsung akan ditegur oleh fasilitator. Kemudian bagi peserta yang kedapatan tiga kali absen saat kegiatan maka akan dianggap mengundurkan diri,”terangnya.

Dalam pelaksanaan pesantren secara daring, Wildan mengaku mengalami hambatan seperti sulitnya memantau secara langsung praktek ibadah yang dilakukan oleh peserta. Untuk mensiasati hal tersebut maka pihaknya memnita setiap peserta untuk mengirimkan laporan dalam beberapa tugas yang bersifat praktek. Kemudian, video tersebut akan direview oleh dosen pengajar dan dikoreksi secara langsung melalui video call jika terdapat kesalahan.

“Kesulitan yang kami hadapi yaitu pada saat praktek karena  tidak bisa memantau secara langsung, seperti praktek shalat duduknya bagaimana, sujudnya bagaimana itu tidak bisa dlihat. Maka langkah yang kami lakukan yaitu meminta peserta untuk merekam dan mengirimkan video mereka saat praktek sholat jadi setelah dikirim bisa kami koreksi apakah sudah benar tata caranya,”jelasnya.

Baca juga:   13 Program Studi Unisba Raih Akreditasi lnternasional ASIC

Kegiatan Pesantren Calon Sarjana Gelombang 3 Tahun Akademik 2019/2020 diikuti 1.402 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi 265 orang, Syariah (226), Teknik (225), MIPA (241), Ekonomi dan Bisnis sebanyak (173), Psikologi (143), Hukum (83), Dakwah (34), Tarbiyah (11), dan Fakultas Kedokteran 1 orang. Selama tiga melaksanakan kegiatan pesantren secara online, para peserta mendapat berbagai materi dari narasumber yang meliputi Materi Aktualisasi Ruhudin bagi Alumni , Memantapkan Aqidah , Placement Test Baca Tulis Al-Qur’an, Entrepreneurship ala Rasulullah, Program Studi Lanjut Melalui Optimalisasi Kerja Sama Unisba, Persiapan Menuju Dunia Kerja, Kiat Membuat Surat Lamaran (CV dan Wawancara), Kiat Menjadi Imam dan Khatib/ Penceramah, Kepemimpinan dalam Islam, Bimbingan Muslimah, Bagaimana Mengurus Jenazah Sesuai dengan Sunnah Rasul, Menangkap Peluang di Dunia Kerja, Fenomena Dunia Kerja Saat Ini, Praktek Menjadi Imam dan Khatib/ Penceramah 1, Praktek Menjadi Imam dan Khatib/ Penceramah 2, Motivasi “Meraih Hari Esok yang Lebih Baik”, Menggapai Hidup Bahagia, Parade Ceramah, , Taffaqueh Fiddin 1, Taffaqueh Fiddin 2. (*/tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pesantren sarjanarektor Unisbauniersitas islam bandungunisba


Related Posts

unpad
HEADLINE

Unpad dan Tiga Kampus Luncurkan Kolaborasi Prodi Spesialis dan Subspesialis

19 Februari 2026
Tim pemantau hilal di Jawa Barat melaporkan hilal tidak terlihat pada Selasa (17/2/2026). (Job/pasjabar)
HEADLINE

Laporan Observatorium Al-Biruni: Hilal Tidak Terlihat di Jawa Barat Sehingga Menjadi Bahan Pertimbangan Penting dalam Sidang Isbat Nasional

17 Februari 2026
FGD RUU Sisdiknas
HEADLINE

Paguyuban Profesor Jawa Barat Desak DPR RI Perbaiki RUU Sisdiknas

10 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.