CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Perkuat Kemandirian, Pabrik Katalis Merah Putih Siap Dibangun di Indonesia

Tiwi Kasavela
14 Januari 2022
Perkuat Kemandirian, Pabrik Katalis Merah Putih Siap Dibangun di Indonesia

Katalis Sinergi Indonesia dan PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi menggelar Penandatanganan Kontrak Perjanjian Pembangunan Pabrik Katalis Merah Putih pada Jum'at (14/1/ 2022) di Vila Merah ITB, Jalan Taman Sari Kota Bandung. (tiwi/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– PT Katalis Sinergi Indonesia dan PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi menggelar Penandatanganan Kontrak Perjanjian Pembangunan Pabrik Katalis Merah Putih pada Jum’at (14/1/ 2022) di Vila Merah ITB, Jalan Taman Sari Kota Bandung.

Direktur Utama PT Wijaya Karya Rekayasa Kontruksi, Hendra Jayusman mengungkapkan bahwa kontrak pembangunan Pabrik Katalis  Engineering Procurement and Construction (EPC)  ini akan berlangsung selama 13 bulan.

“Untuk penandatanganan kontrak bersama dengan PT Katalis baru pertama kalinya, kami berharap pembangunan ini akan berjalan sesuai rencana selama 13 bulan, bahkan kalau bisa 12 bulan akan lebih baik,” ujarnya kepada PASJABAR.

Hendra mengatakan bahwa pembangunan tersebut akan dilakukan di lahan seluas 2 hektar di kawasan Pupuk Kujang Cikampek Kabupaten Karawang Jawa Barat.

“Pabrik Katalis ini didesain oleh Tim ITB, dan kami yang mengeksekusi bangunan dari nol hingga nanti dapat beroperasional, semoga prosesnya dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Baca juga:   Kuota Zonasi Minim, Ombudsman Anggap Pemerintah Jabar Gagal

Adapun Direktur Utama PT Katalis Sinergi Indonesia Achmad Setiawan mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik Katalis Merah  Putih ini dapat mendorong kemandirian katalis di Indonesia.

“Ini adalah pembangunan pabrik katalis pertama dengan resep dan desain  Indonesia, harapannya tentu menunjang kemandirian katalis nasional, karena selama ini kita sangat tergantung dari import, kita ingin Indonesia bisa menggunakan katalis hasil produksi kita sendiri,” ujarnya.

Achmad menegaskan bahwa hal ini adalah langkah awal untuk melebarkan sayap ke depan, yang mana Institut Teknologi Bandung (ITB) juga turut serta dalam pengembangan formulanya.

“Memang ini adalah hal yang cukup menantang, kita mulai memproduksi sendiri, tapi berkat kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk teman-teman ITB yang luar biasa, kami yakin ke depan dapat terlaksana sesuai rencana,” tandasnya.

Baca juga:   Hadiah Fantastis untuk Pemenang All England 2024

“Perkembangan katalis masih memerlukan dukungan semua pihak baik pemerintah, pemegang saham dan stakeholder lain,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Produksi dan Riset PT katalis Sinergi Indonesia, Elvianto Riendra menambahkan bahwa proyek ini sebetulnya sudah direncanakan sejak lama.

“Kami ingin membangun pabrik katalis yang sepenuhnya hasil karya putra putri Indonesia sehingga kita tidak selalu tergantung dengan produk import,” tandasnya.

Hal ini sambung Elvianto karena peran katalis sangat signifikan, katalis merupakan suatu zat yang dapat mempercepat dan mengarah kan reaksi kimia supaya menghasilkan produk yang di inginkan.

“Hampir sembilan puluh persen proses di industri kimia melibatkan katalis sehingga peran katalis sangat penting untuk pengembangan industri petrokimia, perminyakan dan industri kimia lainnya,” imbuhnya.

Baca juga:   Ngertakeun Bumi Lamba, Ribuan Warga Serukan Jaga Alam Nusantara

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengelola Usaha dan Dana Lestari (BPUDL) ITB, Ahmad Faizal mengatakan bahwa ITB sangat mendukung hadirnya pembangunan Pabrik Katalis Merah Putih.

“Kami sebagai BPUDL ITB sangat mendukung pembangunan pabrik katalis, dan kami juga turut melakukan penelitian laboratorium dan inovasi, untuk selanjutnya mencoba mengembangkan investasi komersialisasi dari pabrik katalis ini,” tambahnya.

Ahmad Faizal menyebut bahwa pembangunan Pabrik Katalis Merah Putih adalah sebuah proyek strategis di tingkat nasional, yang kehadirannya sangat dibutuhkan.

“Modal pertama pabrik katalis ini yakni 1 juta USD, dengan inovasi produk yang dihasilkan akan kami dikomersialkan, ini menjadi tanggung jawab dan pengelolaan BPUDL ITB,” tandasnya. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: indonesiamerah putihPabrik katalis


Related Posts

Veda Ega Pratama gagal finis akibat kecelakaan di Moto3 Amerika 2026. (Honda Team Asia)
HEADLINE

Evaluasi Hiroshi Aoyama Usai Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 Amerika 2026

30 Maret 2026
Foto: AFP/VINCENT JANNINK
HEADLINE

Jadwal MotoGP Amerika 2026: Veda Ega Pratama dan Mario Aji Siap Beraksi di COTA!

26 Maret 2026
(AFC)
HEADLINE

Mimpi Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031 Tertahan, AFC Resmi Hentikan Proses Bidding

20 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.