BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Satu hari menjelang Hari Raya Iduladha, suasana Stasiun Kereta Api Kota Bandung, Jawa Barat, tampak dipenuhi oleh ribuan calon penumpang.
Sejak Kamis (4/6/2025) pagi hingga siang, masyarakat dari berbagai daerah memadati peron dan ruang tunggu stasiun, sebagian besar hendak mudik ke kampung halaman masing-masing untuk merayakan Iduladha bersama keluarga.
Dengan membawa koper, tas ransel, dan berbagai barang bawaan lainnya, para penumpang terlihat antusias dan bersemangat meski harus antre cukup panjang.
Tujuan perjalanan mereka pun beragam. Mulai dari wilayah sekitar seperti Garut dan Tasikmalaya, hingga ke luar provinsi seperti Solo, Semarang, dan Yogyakarta.
Namun, tidak semua penumpang melakukan perjalanan untuk keperluan mudik. Sebagian lainnya memanfaatkan momentum libur panjang Iduladha untuk berwisata ke berbagai kota.
Libur nasional yang berdekatan dengan akhir pekan ini menjadikan periode Iduladha sebagai waktu ideal bagi masyarakat untuk bepergian. Baik untuk berkumpul dengan keluarga maupun sekadar berlibur.
“Saya pulang ke Semarang. Ini sudah jadi agenda tahunan setiap Iduladha. Tiket saya beli dari jauh-jauh hari karena takut kehabisan,” ujar Syahwal, salah satu penumpang yang ditemui di area keberangkatan.
Hal senada diungkapkan Yudhi, penumpang lain yang hendak menuju Yogyakarta.
“Saya berlibur ke Yogya sama teman-teman. Sekalian refreshing karena libur panjang. Jadi manfaatkan saja momennya,” katanya.
Siapkan Langkah Antisipatif
Menanggapi lonjakan penumpang stasiun Bandung ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif.
Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengungkapkan bahwa sebanyak 135 ribu tiket telah disediakan. Untuk masa libur panjang Iduladha tahun ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 84 ribu tiket telah terjual hingga Kamis siang.
“Kami melihat tren penumpang tahun ini cukup tinggi. Selain mudik, banyak juga yang bepergian untuk liburan ke sejumlah destinasi wisata,” kata Kuswardojo.
Guna mengantisipasi lonjakan volume penumpang, PT KAI Daop 2 Bandung menambah dua kereta api tambahan pada rute-rute favorit. Langkah ini diambil agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan arus keberangkatan dapat tersebar dengan lebih merata.
Kuswardojo memperkirakan lonjakan penumpang akan terus terjadi hingga berakhirnya masa libur panjang, yaitu pada Senin (9/6/2025).
PT KAI pun terus melakukan pemantauan intensif di lapangan, termasuk penambahan personel dan penyediaan fasilitas pendukung. Guna menjaga kenyamanan dan keamanan penumpang selama musim liburan.
Dengan tren mobilitas yang tinggi menjelang Iduladha, PT KAI juga mengimbau para penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun Bandung.
Mengecek kembali jadwal keberangkatan, serta tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di area stasiun maupun dalam perjalanan. (uby)







