CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Warga Kota Cimahi Ubah Sampah Menjadi Sumber Penghasilan

Uby
19 Agustus 2024
warga kota cimahi

Bagi kebanyakan orang, sampah identik dengan kotoran dan sesuatu yang menjijikkan. Namun, hal ini berbeda bagi seorang warga Kota Cimahi, Jawa Barat, yang berhasil menyulap sampah menjadi sumber cuan. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Bagi kebanyakan orang, sampah identik dengan kotoran dan sesuatu yang menjijikkan. Namun, hal ini berbeda bagi seorang warga Kota Cimahi, Jawa Barat, yang berhasil menyulap sampah menjadi sumber cuan.

Dengan memanfaatkan sampah organik sebagai pakan lele, warga sekitar Kota CImahi ini tidak hanya dapat mengelola sampah secara mandiri tanpa perlu membuangnya ke TPS, tetapi juga meraup keuntungan ekonomi dari pengolahan sampah tersebut.

Baca juga:   Puncak Arus Mudik Tahun Ini Diperkirakan Terjadi pada H-5 Lebaran

Setelah pandemi COVID-19, masyarakat RT 4/RW 18 di Kompleks Cipageran Asri, Kota Cimahi, Jawa Barat, memulai langkah inovatif dalam pengelolaan sampah. Sampah organik yang merupakan sisa makanan dipilah dan diproses menjadi pakan maggot.

Maggot yang sudah matang kemudian digunakan sebagai pakan lele yang dibudidayakan di lingkungan perumahan tersebut.

Lele yang sudah siap konsumsi diolah lebih lanjut menjadi makanan siap saji dan camilan berbahan dasar lele, hasil penjualan ini dimasukkan ke dalam kas RT untuk kebutuhan warga sekitar serta membayar gaji tiga orang pegawai.

Baca juga:   SD Pelita Fajar Ajarkan Pemilahan Sampah Kepada Siswanya

Arief Purnomo, penggagas gerakan ekonomi mandiri warga, menjelaskan bahwa sampah organik yang dikelola mencapai 20 ton setiap bulan dari 56 KK.

Hasil dari pengelolaan sampah ini dijual, dan keuntungannya digunakan untuk kebutuhan warga. Selain itu, sampah non-organik juga dikelola dan dijual ke bank sampah di Cimahi, sehingga warga tidak perlu membuang sampah mereka ke TPS atau TPA, tetapi bisa mengelolanya secara mandiri.

Baca juga:   Karyawan Koperasi Telah Edarkan Ganja Seberat 1 Kg

“Selain bisa mengurangi volume sampah ke TPS, pengelolaan sampah yang baik dan benar juga bisa menghasilkan cuan yang besar,” ujar Arief. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pengelolaan sampahsampahwarga kota cimahi


Related Posts

Pemkot Bandung Targetkan Pengelolaan Sampah Tanpa Open Dumping 2026
HEADLINE

Pemkot Bandung Targetkan Pengelolaan Sampah Tanpa Open Dumping 2026

25 April 2026
PSEL
HEADLINE

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026
TPS bandung
HEADLINE

Volume Sampah Lebaran Naik, TPS di Bandung Alami Penumpukan

27 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.